06 July 2020, 12:35 WIB

Salju di Pegunungan Alpen Berwarna Pink, Ini Sebabnya


Indrastuti | Internasional

Ilmuwan Italia sedang meneliti penampakan misterius es glasial berwarna merah muda di Pegunungan Alpen yang diduga disebabkan alga. Yang mengkhawatirkan, hal tersebut ditengarai merupakan efek perubahan iklim, seperti dilansir Guardian.

Asal alga masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan, namun Biagio Di Mauro dari Dewan Riset Nasional Italia mengatakan, salju merah muda yang terlihat di bagian gletser Presena sepertinya disebabkan tanaman yang sama dengan fenomena serupa di Greenland.

"Alga ini tidak berbahaya. Ini adalah fenomena alami yang terjadi selama musim semi dan musim panas di kawasan lintang tengah dan juga kutub," kata Di Mauro, yang mempelajari alga di gletser Morteratsch, Swiss.

Tanaman yang bernama latin Ancylonema nordenskioeldii juga terdapat di daerah Greenland yang disebut dark zone. Di daerah ini, es juga mencair.

Baca juga: Gletser di Alpen Cair pada 2100

Normalnya, es memantulkan lebih dari 80% radiasi matahari ke atmosfer, namun keberadaan alga membuat warna es lebih gelap sehingga menyerap panas dan mencair lebih cepat.

Munculnya alga menyebabkan es mencair lebih cepat. Hal inilah yang terjadi pada es di Passo Gavia Pegunungan Alpen yang berada pada ketinggian 2.618 meter (8.590 kaki).

"Segala sesuatu yang menggelapkan salju menyebabkan salju mencair karena mempercepat penyerapan radiasi," kata Di Mauro.

"Kami sedang mencoba untuk mengukur efek dari fenomena lain selain  manusia pada pemanasan bumi yang berlebihan," kata Di Mauro. Ia menambahkan, kehadiran pejalan kaki dan sky lift juga dapat berdampak pada alga.

BERITA TERKAIT