06 July 2020, 12:20 WIB

Serangan Roket Targetkan Bandara Baghdad, Tapi tidak Meledak


Deri Dahuri | Internasional

SEBUAH roket menyasar lokasi di dekat Bandara Internasional Baghdad, Irak, semalam tetapi roket tidak meledak setelah dua serangan roket lainnya yang menargetkan kompleks diplomatik dan militer Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan.

Aparat keamanan Irak mengatakan, Senin (6/), mengatakan setelah serangan roket dengan target Bandara Baghdad tersebut tidak ada lagi roket yang ditembakkan.

Serangan roket tersebut diduga dengan terget tentara AS yang berbasis di Bandara Internasional Baghdad. Sejak Oktober 2019, lokasi yang menjadi tempat para diplomat dan pasukan AS di seluruh Irak telah menjadi sasaran serangan puluhan roket.

Washington menuduh bahwa serangan tersebut berasal dari faksi-faksi bersenjata yang pro-Iran dan salah satunya kelompok Kataeb Hezbollah. 

Akhir Juni 2020, pasukan elite Irak telah menangkap lebih dari selusin pejuang yang didukung Teheran yang diduga merencanakan serangan baru di zona hijau Baghdad yang menjadi lokasi Kedutaan Besar AS dan kedutaan besar asing lainnya.

Pejabat pemerintah Irak mengatakan serangan roket akan menjadikan sikap waspada terhadap serangan roket berikut. Kelompok-kelompok bersenjata yang pro-Iran akan selalu berupaya melakukan serangan berikutnya.

Sebelumnya serangan roket jatuh di zona hijau mendarat di dekat sebuah rumah dan melukai seorang anak. Pihak militer Irak juga mengatakan pihaknya telah menggagalkan serangan lain yang menargetkan pangkalan Taji di wilayah utara Irak.

Upaya serangan tersebut justru terjadi hanya beberapa jam setelah Kedutaan Besar AS menguji sistem pertahanan roket baru.

Kejadian tersebut disampaikan sumber keamanan senior Irak. Namun sejauh ini belum ada komentar langsung dari Kedutaan Besar AS tentang apakah sistem itu digunakan untuk menangkal serangan roket. (AFP/OL-09)

 

BERITA TERKAIT