06 July 2020, 12:10 WIB

Dirjen Dukcapil Selidiki Pembuatan KTP Joko Tjandra 


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

DIREKTUR Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Prof Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan pihaknya masih akan mempelajari dahulu terkait dugaan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) buronan kasus cessie Bank Bali Joko Tjandra di Dinas Dukcapil Jakarta Selatan.

"Saya cek dulu. Saya sedang pelajari," ujar Prof. Zudan ketika dikonfirmasi di Jakarta, pada Senin (7/7).

Joko Tjandra diketahui berpindah kewarganegaraan dari Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi WN Papua Nugini selama buron. Joko Soegiarto Tjandra, mendaftarkan upaya hukum PK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada 8 Juni 2020. 

Untuk mengajukan persyaratan PK, ada persyaratan pemohon wajib melampirkan fotokopi KTP. Berdasarkan data yang diberikan Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Joko Tjandra melakukan perekaman data dan cetak KTPel di kantor Dinas Dukcapil Jakarta Selatan dengan alamat Jl. Simprug Golf I Nomor 89, Kelurahan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Joko diketahui menjadi buronan dan berada di luar negeri hingga Mei 2020. Namun seperti keterangan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly bahwa pihak imigrasi tidak mendeteksi kedatangan Joko Tjandra ke tanah air. Pada 8 Juni ia mendaftarkan PK ke MA menggunakan dokumen kependudukan baru. (P-5)

BERITA TERKAIT