06 July 2020, 11:47 WIB

Bhayangkara FC Siap Ikut Liga 1 Di Tengah Kesulitan Keuangan


Heri Susetyo | Sepak Bola

BHAYANGKARA FC siap mengikuti lagalanjutan kompetisi Liga 1 yang rencananya akan mulai digelar pada Oktober mendatang. Meski begitu Bhayangkara FC berharap ada solusi terbaik dari PSSI karena semua klub mengalami kesulitan keuangan di tengah pandemi covid-19 ini.

Semua klub sepak bola di tanah air saat ini mengalami kesulitan keuangan setelah ditinggal pihak sponsor akibat pandemi covid-19. Tak terkecuali adalah Bhayangkara FC yang terkena dampak hingga hanya bisa membayar gaji pemain maksimal 20 persen. 

Meskipun begitu klub sepakbola milik institusi Polri inisiap untuk melanjutkan sisa kompetisi yang dimulai Oktober mendatang. Meskipun begitu pihak Bhayangkara FC berharap PSSI bisa memberi solusi terbaik di tengah semua klub ini mengalami kesulitan keuangan.

"Harapannya ada solusi-solusi terbaik buat kelanjutan Liga 1 yang tinggal menyisakan dua bulan kalau dimulai bulan Oktober," kata Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC Kombes Sumardji, Senin (6/7).

Menurut Sumardji, tidak mudah menggelar pertandingan disisa waktu kompetisi Liga 1. Sebab saat ini masih menyisakan 31 pertandingan,sementara waktu kompetisi Liga 1 hanya dua bulan. Di tengah pandemi covid-19, Bhayangkara FC meniadakan latihan klub. Semua pemain latihan sendiri di rumah dan hanya menerima gaji maksimal 20% sejak Juni lalu. 

PSSI berencana melanjutkan kompetisi Liga 1 dan akan dipusatkan di Jawa Tengah. Namun sebagian klub sudah menolaknya seperti Barito Putra, Persipura Jayapura, Persik Kediri, Persita Tangerang dan Persebaya  Surabaya. Alasan klub rata-rata sama yaitu kesulitan keuangan, sehingga sulit membayar gaji pemain yang sudah mereka kontrak. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT