06 July 2020, 11:45 WIB

Soal Ledakan Menteng, Polisi: Masyarakat tidak Usah Resah


Tri Subarkah | Megapolitan

POLDA Metro Jaya menyebut ledakan yang terjadi di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/7) sore, bersifat low explosive. Oleh sebab itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PMJ Kombes Yusri Yunus meminta masyarakat tidak resah ihwal ledakan tersebut.

"Ledakan itu menyerupai petasan atau low expolosive," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/7).

"Kita harapkan masyarakat tidak usah resah karena ini bukan ledakan seperti apa yang disampaikan beberapa media. Ini ledakan yang sangat kecil," sambungnya.

Menurut Yusri, saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kejadian tersebut. Pendalaman dilakukan untuk memastikan motif yang dilakukan pelaku.

Baca juga: Sembilan Tersangka Penusukan di Tambora Jalani Tes Urine

Untuk memastikan jenis alat peledak yang digunakan, Tim Labfor diterjunkan dan melakukan penyelidikan.

Yusri juga mengatakan polisi telah memeriksa para saksi. Sementara itu, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ada korban jiwa akibat ledakan tersebut. Sedangkan kerusakan yang terjadi hanya kempesnya mobil Mitsubishi Pajero.

"Kerusakannya tidak ada. Cuma karena meledaknya di dekat ban, sehingga ban tersebut sedikit robek. Itu aja," pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah ledakan terdengar dari Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng sekira pukul 15.00 WIB. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan pihaknya menemukan pecahan plastik dan pipa di lokasi kejadian.

Heru menduga peristiwa tersebut disebabkan faktor internal.

"Karyawan punya perusahaan yang dikelola masih kita dalami. Mungkin perusahaan ada masalah atau apa," ujar Heru, kemarin.

Mobil Mitsubishi Pajero yang menjadi korban ledakat tersebut diduga milik Agata Bilanche.

Menurut keterangan saksi, ada seseorang tidak dikenal mengemudikan sepeda motor yang melemparkan benda berbentuk plastik ke arah bagian depan mobil. (OL-1)

BERITA TERKAIT