05 July 2020, 19:45 WIB

Gereja di Purbalingga Mulai Gelar Ibadah Tatap Muka


Lilik Darmawan | Nusantara

SEJUMLAH gereja di Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) mulai menggelar ibadah tatap muka pada Minggu (5/7). 

Ibadah tersebut merupakan pertama kalinya setelah ditutup sejak pertengahan Marat lalu. Ibadah dibagi menjadi beberapa sesi untuk mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Pendeta GKJ Purbalingga Rudiarto Budi Prasetyo mengatakan bahwa GKJ setempat menggelar kebaktian tiga kali. 

"Kapasitas ibadah hanya dibatasi sebanyak 140 orang. Selain itu, untuk warga yang usianya sudah tua tetap disarankan untuk mengikuti kebaktian secara online," jelasnya, Minggu.

Baca juga: Tatanan Kenormalan Baru di Bali Dimulai pada 9 Juli

Menurutnya, protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Misalnya, AC tidak dihidupkan dan pintu gereja dibuka supaya ada sirkulasi udara. 

Selain itu, seluruh jemaat harus mengenakan masker. Kursi ditata sedemikian rupa dengan menerapkan social distancing. 

"Jemaat yang akan masuk ke gedung gereja untuk ibadah dicek suhu badannya dan diminta untuk cuci tangan," kata dia.

Dijelaskan oleh Rudiarto, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, jjemaat juga akan lebih nyaman dan aman dalam beribadah. (A-2)

 

BERITA TERKAIT