05 July 2020, 04:21 WIB

Protokol Kesehatan masih Diabaikan, Kasus Baru Bertambah


Aiw/E-3 | Humaniora

JUMLAH kasus positif baru covid-19 mencapai 1.447 orang sehingga total kasus positif saat ini menjadi 62.142 orang. Penambahan kasus baru ini merupakan gambaran bahwa masih banyak orang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menuturkan sebagian besar kasus baru ini didapatkan dari hasil contact tracing terhadap kasus positif covid-19 yang dirawat di rumah sakit dan pemeriksaan sebanyak 22.992 spesimen dalam waktu 24 jam.

“Penambahan baru ini tidak dimaknai bahwa seluruhnya masuk ke rumah sakit. Kita bisa melihat bahwa sampai dengan hari ini tingkat penggunaan tempat tidur di rumah sakit untuk penderita covid-19 hanya berisi 53,5%. Artinya, kita punya separuh kapasitas tempat tidur lain yang belum diisi,” kata Achmad dalam konferensi pers di BNPB, kemarin.

Yuri mengatakan, sampai saat ini kasus positif baru tertinggi masih dicatatkan oleh Provinsi Jawa Timur, yakni sebanyak 413 kasus baru dengan 100 kasus dinyatakan sembuh, kemudian DKI Jakarta 223 kasus baru dengan 268 orang sembuh, Sulawesi Selatan 195 kasus baru dengan 41 kasus sembuh, Jawa Tengah 110 kasus baru dengan 50 orang sembuh, dan Bali 91 kasus baru dengan 24 orang dinyatakan sembuh.

Selain itu, 20 provinsi melaporkan penambahan kasus kurang dari 10 dan 6 provinsi melaporkan tidak ada penambahan kasus. “Bahkan beberapa provinsi melaporkan kasus sembuh lebih banyak jika dibanding dengan kasus baru yang dilaporkan,” imbuhnya.

Secara nasional kasus sembuh dilaporkan bertambah 651 orang sehingga total yang sembuh menjadi 28.219 orang. Kasus meninggal bertambah 53 orang sehingga total menjadi 3.089 orang. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang masih diawasi saat ini sebanyak 38.890 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 14.205 orang.

“Sampai dengan saat ini sudah 453 kabupaten/kota yang dilaporkan terdampak di 34 provinsi. Artinya, kita menemukan kasus di 453 kabupaten/kota, tetapi tidak seluruhnya kasus baru. Ini juga kasus-kasus yang lama karena ada beberapa provinsi dalam beberapa hari terakhir ini tidak ditemukan kasus baru,” jelasnya.

Yuri menuturkan penambahan kasus dari hari ke hari ialah gambaran bahwa masih ada orang yang membawa virus tidak menerapkan protokol kesehatan dan orang sehat yang rentan tertular tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak, dan tidak mencuci tangan.

“Mari kita yakini bersama dengan komitmen bersama terus-menerus bergotong-royong saling mengingatkan untuk menjalankan protokol kesehatan dengan baik,” tandasnya. (Aiw/E-3)

BERITA TERKAIT