05 July 2020, 03:41 WIB

Jadikan Kuliah Daring Metode Next Normal


Dhk/Aiw/X-6 | Humaniora

PANDEMI covid-19 telah membuat pendidikan tinggi meninggalkan cara-cara lama dan mengadopsi cara-cara baru perkuliahan. Metode pembelajaran secara daring pun menjadi kenormalan baru.

Dalam konteks itu, Presiden Joko Widodo meminta dunia pendidikan tinggi cepat beradaptasi dengan perubahan zaman dan tuntutan menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompetitif. “Kuliah daring yang sebelumnya sangat lamban dijalankan, kini semakin berkembang.

Kuliah daring telah menjadi new normal bahkan menjadi next normal dan saya yakin akan tumbuh normalitas-normalitas baru lebih inovatif dan lebih produktif,” ucap Presiden saat membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) 2020 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/7).

Presiden pun meminta FRI untuk dapat mengembangkan strategi baru yang dapat menjadikan perguruan tinggi mampu mencetak generasi unggul .

Ketua FRI 2019 sekaligus Rektor Universitas Diponegoro, Yos Johan Utama, membenarkan bahwa pandemi covid-19 telah menggetarkan pundi-pundi kehidupan. Pembelajaran tatap muka berubah sangat cepat menjadi pembelajaran secara daring.

“Dalam kesempatan ini perkenankanlah kami Forum Rektor Indonesia mengapresiasi kebijakan pemerintah yang telah memberikan bantuan biaya kuliah,” kata Yos Johan.

Yos juga meminta pemerintah dapat pula membantu mahasiswa dan dosen dalam pelaksanaan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ), yaitu dengan menggratiskan biaya internet. Sebab, biaya internet yang dibutuhkan untuk pelaksanaan PJJ dinilai cukup memberatkan bagi mahasiswa dan dosen. (Dhk/Aiw/X-6)

BERITA TERKAIT