04 July 2020, 21:48 WIB

Perayaan Hari Sastra Indonesia 2020 di Tengah Pandemi


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

Balai Pustaka menggelar perayaan Hari Sastra Indonesia secara virtual, Sabtu (4/7). Direktur Utama Balai Pustaka Achmad Fachrodji mengatakan, Balai Pustaka setiap tahunnya selalu turut serta memeriahkan Hari Sastra Indonesia yang jatuh pada 3 Juli.

"Betapa tidak, Balai Pustaka adalah tempat berhimpunnya para sastrawan besar yang pernah mewarnai perjalanan bangsa, termasuk Abdul Muis dengan novel fenomenalnya Salah Asuhan dan kami sempat membuat sinetronnya," kata Achmad Fachrodji dalam perayaan Hari Sastra virtual, Sabtu (4/7).

Pria juga dikenal sebagai bapak pantun di kalangan BUMN ini mengungkapkan, seharusnya pada tahun ini ditayangkan film Sitti Nurbaya di layar lebar. Namun, karena adanya pandemi covid-19, penayangan film ini pun ditunda hingga tahun depan.

"Harapan seluruh penggemar film Indonesia akan semakin berdebar-debar dengan hebatnya film ini," tuturnya.

Dalam perayaan Hari Sastra Indonesia ini, Fachrodji tidak lupa mengucapkan selamat kepada sastrawan legendaris Taufiq Ismail yang berulang tahun ke-85 tepat pada hari ini. Dia pun menghadiahi Taufiq sebuah pantun istimewa.

"Hijau daun mengandung klorofil, tanpa benalu menghiasi tanah. Selamat 85 tahun Bapak Taufik Ismail, sehat selalu dalam keberkahan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Taufiq Ismail yang turut hadir berterima kasih dan mengapresiasi Balai Pustaka yang telah menggelar perayaan Hari Sastra Indonesia 2020 secara virtual sekaligus merayakan hari ulang tahunnya.

"Mudah-mudahan apa yang kita peringati ini berguna bagi kelanjutan peradaban kita," tandasnya.

Acara ini juga dihadiri oleh keluarga dan para sahabat Taufiq Ismail yang ikut tampil membacakan puisi-puisi karya sastrawan legendaris tersebut sebagai puncak perayaan Hari Sastra dan hari ulang tahun Taufiq. (Aiw/OL-10)

BERITA TERKAIT