04 July 2020, 08:15 WIB

Komit Kurangi Plastik, Dukung Penggunaan Minyak Sawit


Mediaindonesia.com | Humaniora

KEPUTUSAN pemerintah untuk melarang penggunaan kantong plastik mendapat dukungan dari sejumlah kalangan. Dukungan itu salah satunya datang dari  Watsons.

Perusahaan yang bergerak di ritel kesehatan dan kecantikan itu mengaku siap mengambil tanggung jawab lebih lanjut terhadap kelestarian lingkungan. Untuk itu mereka mendaftar sebagai anggota New Plastics Economy (NPE) Global Commitment untuk mengurangi sampah plastik dan juga . Watsons juga anggota dalam Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dalam membantu mengatasi dampak
lingkungan dari kelapa sawit.

Baca juga: Abaikan Aturan Plastik Sekali Pakai, Ada Sanksi Hingga Rp25 Juta

Dengan berkomitmen terhadap kesinambungan jangka panjang, Watsons telah menjalankan berbagai inisiatif berkelanjutan yang lebih luas melalui 13 pasar di Asia dan Eropa dalam memperkuat dua tujuan utama menuju Sustainability Roadmap pada 2030, yakni pengelolaan sampah dan produk private label (own brand) yang bertanggung jawab.

Diungkapkan Group COO of A.S. Watson Group dan CEO of A.S. Watson (Asia & Europe), Malina Ngai, sebagai ritel kesehatan dan kecantikan, mereka merasa harus berkomitmen untuk menciptakan sebuah lingkungan yang berkesinambungan serta menyediakan lebih banyak lagi pilihan produk-produk yang sustainable bagi pelanggan.

"Kami tahu bahwa pelanggan kami semakin menyadari isu sustainability dan oleh karena itu diharapkan brand yang mereka pilih memiliki kesamaan nilai seperti apa yang telah mereka lakukan,” ujarnya.

Dengan berpartisipasi dalam New Plastics Economy Global Commitment, kata Ngai, pihaknya akan mengurangi penggunaan plastik yang tidak diperlukan dalam membantu menanggulangi polusi. Bahkan sejak 2014, mereka telah melarang penggunaan microplastic pada produk Own Brand termasuk pada produk kosmetik pembersih wajah/produk perawatan pribadi yang berbentuk scrub. Larangan itu
diperluas pada seluruh produk Own Brand lainnya serta merek produk yang dijual di semua gerai pada Januari lalu.

Sementara Watsons Indonesia telah menerapkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai pada seluruh gerai Watsons di Tanah Air sesuai dengan peraturan pemerintah dan menyediakan cassava bag yaitu pengganti kantong plastik konvensional, terbuat dari resin alami yang berasal dari 98% pati tapioka, 1% minyak nabati, dan 1% biopolimer alami yang dapat dikomposkan dan dapat dikonsumsi oleh mikro-organisme dalam tanah.

Selain itu Watsons Indonesia juga menyediakan berbagai pilihan tas belanja yang bisa dipakai berulang kali berbahan dasar non-woven, kanvas dan parasut. Dalam hal kemasan produk-produk Own Brand, dengan Watsons telah terdaftar dalam New Plastic Economy Commitment.

“Watsons bangga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai isu sustainability dengan inisiatif mendukung dua hal baru yang penting terhadap lingkungan. Kami senang telah lebih dulu dan menjadi yang pertama pada industri ritel kesehatan dan kecantikan yang tergabung dalam New Plastic Economy Global Commitment. Kami berharap akan lebih banyak lagi kelompok ritel dapat membuat komitmen bermakna dalam kelestarian lingkungan sehingga bersama dapat membuat bumi kita lebih bisa berkelanjutan,” ujar Ngai. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT