04 July 2020, 15:08 WIB

Pemerintah Didesak Gratiskan Internet Bagi Mahasiswa dan Dosen


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

FORUM Rektor Indonesia (FRI) mengapresiasi pemerintah yang telah memberikan bantuan biaya kuliah bagi 419 ribu mahasiswa yang duduk di semester 3,5 dan 7 yang perekonomiannya terdampak akibat pandemi covid-19. Bantuan ini merupakan relaksasi di luar kebijakan KIP-K mahasiswa baru sejumlah 200 ribu orang dan 267 ribu KIP-K yang sedang berlangsung.

Ketua FRI 2019 sekaligus Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama menyatakan bahwa pandemi covid-19 benar-benar telah mengetarkan pundi-pundi kehidupan yang ada. Berubah dalam tempo yang sangat cepat dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran secara online atau daring.

"Belum lagi masalah penurunan kemampuan ekonomi mahasiswa yang berimbas kepada perguruan tinggi, pembelian paket data yang menguras pendapatan perguruan tinggi maupun mahasiswa. Dalam kesempatan ini perkenankanlah kami Forum Rektor Indonesia mengaresiasi kebijakan pemerintah yang telah memberikan bantuan biaya kuliah,” ujarnya dalam Konferensi Forum Rektor Indonesia 2020, Sabtu (4/7).

Namun, Yos meminta agar pemerintah juga dapat membantu mahasiswa dan dosen dalam pelaksanaan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) yaitu dengan menggratiskan biaya internet. Sebab, biaya internet yang dibutuhkan untuk pelaksanaan PJJ dinilai cukup memberatkan bagi mahasiswa maupun dosen.

“Dalam masa pandemi ini pemerintah diharapkan dapat membantu mahasiswa dan dosen dalam proses pendidikan yakni dengan kebijakan membebaskan atau paling tidak menanggung pembiaaan penggunaan internet bagi mahasiswa dan dosen sebagai bentuk tanggung jawab negara terhadap pendidikan,” tandasnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT