04 July 2020, 14:57 WIB

NasDem Berikan Dukungan ke Irianto-Irwan Sabrie


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Langkah bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kaltara, H Irianto Lambrie dan H Irwan Sabri untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020, kian mantap. Syarat minimal 7 kursi partai politik pengusung sudah terpenuhi. Terkini, Partai Nasional Demokrat (NasDem) telah menjatuhkan pilihan kepada pasangan dengan sebutan IRAW ini, untuk diusung.

Maju melalui jalur partai politik, bakal calon petahana ini telah mengantongi Surat Keputusan (SK) dari empat partai berbeda. Sebelumnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB) lebih dulu memberikan mandat kepada Iraw. Kemudian, pada Jumat (3/7), dua partai lainnya juga memberikan dukungannya secara resmi, yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem). SK dari kedua partai itu diterima langsung oleh bakal calon gubernur, Irianto Lambrie di Jakarta.

Melalui Juru Bicaranya, Ricky Valentino mengatakan, bahwa dengan diterimanya SK dari empat partai tersebut, syarat parlemen sudah terpenuhi. Yakni total 7 kursi, masing-masing PKS (3 kursi), PBB (1 kursi), Perindo (1 kursi), dan NasDem (2 kursi).

"Dengan demikian syarat 7 kursi sudah terpenuhi. Dan sejak awal memang 10 kursi sudah mendukung, hanya tinggal menunggu proses administrasi (penyerahan SK), saja. Dan empat partai sudah kita dapatkan SK-nya," kata Ricky Valentino kepada Koran Kaltara, Jumat (3/7/2020).

Selain empat partai itu, dua partai lainnya juga sebelumnya disebut mendukung pasangan Irianto-Irwan, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan 1 kursi dan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 2 kursi. Sehingga total kursi yang mendukung pasangan ini sebanyak 10 kursi.

"Rencananya besok (Sabtu) atau lusa (Minggu) PPP juga akan menyerahkan SK. Jadi kita tunggu satu/dua hari ini untuk memastikan SK dari 10 kursi itu," ungkapnya pada Jumat (3/7/2020).

Lebih jauh dijelaskan, selain 10 kursi itu, Iraw juga masih bergerilya mendapatkan tambahan dukungan dari partai lainnya. Bahkan partai besar seperti Golkar dan Demokrat yang memiliki 4 kursi di DPRD Kaltara, tidak luput dari incarannya, termasuk PKB (2 kursi).

"Jadi memang syarat parlemen sudah kelar. Tapi yang namanya komunikasi politik, sementara kita tetap melobi untuk menambahkan beberapa partai lagi," ujarnya.

Sementara itu, Surat Keputusan (SK) DPP Partai NasDem, tentang Penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara (Dr. H. IRIANTO LAMBRIE, MM/H. IRWAN SABRI, SE) diserahkan secara resmi oleh Ketua DPP NasDem yang juga Ketua Bappilu DPP NasDem, Ketua Tim Desk Pilkada DPP NasDem, Prananda Surya Paloh langsung kepada calon gubernur, H Irianto Lambrie di Kantor DPP NasDem.

Setelahnya, pada Jumat (3/7/2020) sekira Pukul 15.00 WIB, Irianto yang didampingi Ketua DPW Partai Perindo Kaltara, H Ruslan Arifin, menerima SK DPP Partai Perindo yang diserahkan oleh Sekjen DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq di Sekretariat DPP Partai Perindo, Jl. P. Diponegoro No. 29 Menteng, Jakarta Pusat.

Usung Pasangan Najamuddin-Ari di Pilkada Bulungan
Selain memberikan SK kepada pasangan Irianto Lambrie dan Irwan Sabri sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Kaltara, pada hari yang sama Partai NasDem juga menyerahkan surat dukungan kepada pasangan calon yang akan maju ke Pilkada Bulungan. Pilihan jatuh pada pasangan calon Najamuddin-Ari Yustina.

Dengan adanya dukungan dari NasDem, pasangan Najamuddin-Ari Yusnita sudah mengamankan 4 kursi, yakni dari Demokrat (2 kursi) dan NasDem (2 kursi).

“Siap berpasangan dengan Ari Yusnita dengan dukungan Demokrat dan NasDem,” ujar Najamuddin singkat saat dikonfirmasi.

Senada Najamuddin, Ari Yusnita juga membenarkan dirinya sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi Najamuddin. Terlebih, setelah rekomendasi dari NasDem telah diberikan oleh DPP, kemarin. “Alhamdulillah, iya (dapat dukungan Nasdem),” kata Ari membenarkan dukungan tersebut.

Tertulis dalam rekomendasi itu, pada poin pertama menyetujui pasangan Najamuddin-Ari Yusnita sebagai calon bupati dan calon wakil bupati pada Pilbup Bulungan. Kemudian poin kedua, jajaran DPD NasDem di Bulungan diminta untuk melakukan komunikasi politik dengan partai lain untuk berkoalisi memenuhi syarat parlemen sebagai pengusung. (RO/OL-10)

BERITA TERKAIT