04 July 2020, 14:49 WIB

Ganjil Genap Kios Ditiadakan, Pengunjung Pasar Pramuka Dibatasi


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

ATURAN buka kios pasar dengan tanggal ganjil dan genap sudah ditiadakan. Di Pasar Pramuka, Jakarta, warga terlihat antusias membeli peralatan medis dan keperluan lain.

Salah seorang pedagang berinisial R mengaku sejak Jumat (3/7) kemarin, aturan ganjil genap kios sudah tidak berlaku. Dia mengungkapkan pengunjung sudah mulai memadati pasar sejak pagi.

Peralatan medis, seperti masker, hand sanitizer dan obat-obatan, berjejer rapi di lemari kaca dagangan R yang berlokasi di lantai dua Pasar Pramuka. "Segini saja pengunjungnya, enggak terlalu ramai. Kan ada petugas juga yang mengawasi di pintu masuk," ujar pedagang tersebut, Sabtu (4/7).

Baca juga: Belum Ada Vaksin Covid-19, Wagub DKI: Tetap di Rumah

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan aturan buka tutup kios berdasarkan tanggal ganjil dan genap. Namun, jumlah pengunjung pasar dibatasi 50% dari kapasitas.

Jika petugas melihat kapasitas pasar sudah penuh, warga tidak diizinkan masuk. "Sejak ada pandemi (covid-19), kami sih jualan ya jualan saja. Apalagi masker masih dibutuhkan warga. Kalau harga masker masih sama seperti kemarin, sekitar Rp 200-325 ribu per boks,” katanya.

Dari pantauan, pedagang dan pembeli sudah mematuhi protokol pencegahan covid-19, seperti menggunakan masker. Namun, untuk aturan jaga jarak sulit diterapkan lantaran kondisi pasar tidak luas. Selain itu, botol cairan antiseptik yang disediakan di lantai dasar pasar ternyata habis.

Baca juga: Pasar Banyak Ditutup, Asosiasi: Pedagang Kesulitan

Petugas dan Tim Gugus Kecamatan Matraman terpantau mengecek kondisi Pasar Pramuka hingga ke area Pasar Burung. Dengan menggunakan pengeras suara, petugas mengimbau pedagang dan pengunjung untuk jaga jarak.

"Ibu Bapak, jangan sampai ada kerumunan di pasar. Selalu pakai masker, jangan dilepas. Jaga kebersihan kios juga," seru petugas tersebut.

Camat Matraman Andriansyah menuturkan kesadaran warga terhadap protokolo kesehatan semakin meningkat. "Untuk pelanggaran, ada kecendrungan penurunan di titik keramaian. Seperti di Pasar Jangkrik, Pasar Palmeriam dan Pasar Pramuka. Kedisiplinan warga pakai masker relatif bagus," jelas Andriansyah saat ditemui di lokasi.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT