04 July 2020, 13:53 WIB

Kasus Covid-19 di DKI Terus Bertambah


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

HINGGA kemarin, kasus baru covid-19 di Ibu Kota mencapai 144 kasus. Jumlah ini menurun dari sebelumnya, Kamis (2/7), dengan 198 kasus baru. Total per 3 Juli tercatat ada 11.824 kasus covid-19.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di sela-sela diskusi bertajuk Jelang Usai PSBB, Sabtu (4/7), mengatakan penambahan kasus di Jakarta masih terus terjadi karena Pemprov DKI Jakarta melakukan program active case finding atau pencarian kasus aktif.

Pria yang karib disapa Ariza mengatakan program tersebut dilakukan dengan terus mendatangi warga. Kemudian melakukan tes usap dengan metode PCR yang sangat akurat untuk menemukan penyebaran kasus covid-19 di masyarakat.

Baca juga: Wagub DKI Tegaskan Jakarta belum Aman dari Covid-19

Per 3 Juli laboratorium Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah menguji 4.551 sampel usap dari masyarakat dan ditemukan positif sebanyak 144 orang atau 3,5%. Ariza menyebut justru dengan pencarian kasus ini pihaknya merasa lega karena bisa menekan penularan kasus.

"Kalau tidak ada kasus bagus. Kalau ada kasus baru justru kita itu senang. Kalau dari sini masih ada kasus artinya kita bisa cepat melakukan penanganan, bisa kita isolasi, dan kita tracing. Karena epidemiologis kan mengatakan yang diperkuat itu 3T, yakni testing, tracing, treatment," ujarnya.

Baca juga: Humor sebagai Medium Pemikiran Kritis

Mantan anggota DPR RI itu mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir dan takut apabila sudah tertular. Covid-19 bukanlah aib. "Jangan takut. Kalau sudah tertular, ya tidak apa-apa, kita obati, kita isolasi. Kita juga membuktikan kekuatan sumber daya kesehatan kita bagus. Tingkat kematian di Jakarta ini termasuk rendah."

Diketahui per 3 Juli terdapat 11.824 kasus covid-19 dengan 144 kasus ialah kasus baru. Dari jumlah akumulasi kasus covid-19 itu sebanyak 7.109 pasien dinyatakan sembuh dan 648 orang meninggal dunia. (J-3)

BERITA TERKAIT