04 July 2020, 11:10 WIB

Bayi Gajah Sumatra Lahir di Taman Wisata Alam Buluh Cina Kampar


Rudi Kurniawansyah | Nusantara

SEEKOR anak gajah Sumatra berjenis kelamin jantan telah lahir dari pasangan gajah binaan Robin dan induk bernama Ngatini di Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, sekitar pukul 05.00 WIB, Jumat (3/7).

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono segera meninjau ke lokasi didampingi drh. Rini Deswita dan drh. Danang untuk melakukan pengecekan kesehatan dan pemberian vitamin. Tindakan itu penting guna meningkatkan daya tahan tubuh, penambah darah dan nafsu makan bayi satwa dilindungi itu.

"Anak gajah berjenis kelamin jantan dengan berat sekitar 50 kilogram (kg). Dia terlihat sehat dan mulai menyusu pada induknya. Sang induk, Ngatini, yang saat ini berumur 22 tahun juga terlihat sehat dan bersemangat menyantap makanan yang telah disiapkan para Mahout untuknya," kata Suharyono.

Baca juga: Kalung GPS untuk Gajah Sumatra Liar

Suharyono mengungkapkan, pihaknya menyambut gembira kelahiran satwa dilindungi itu. Apalagi anak dari pasangan gajah binaan itu telah lama dinantikan.

"Bayi gajah pun telah diberi nama Damar oleh Gubernur Riau Syamsuar. Nama tersebut diambil dari nama jenis pohon (Meranti) yang bisa juga bermakna pelita," jelasnya.

Menurut Suharyono, keberhasilan mulai dari hamil hingga melahirkan menunjukkan TWA Buluh Cina sebagai salah satu kawasan konservasi di Provinsi Riau yang masih cukup kondusif untuk mendukung kehidupan dan kelestarian satwa liar yang dilindungi.

"Semoga kelahiran bayi gajah ini menjadi pertanda bagi keseriusan semua pemangku kepentingan dalam melestarikan Gajah Sumatra di Bumi Melayu," ungkapnya seraya menambahkan dengan kelahiran Damar, diharapkan akan menambah antusiasme wisata alam di era normal baru.(OL-5)

BERITA TERKAIT