04 July 2020, 10:21 WIB

Pedagang Fokus Lonjakan Covid-19, Dolar AS Turun Tipis


Antara | Ekonomi

FOKUS para pedagang pada peningkatan kasus virus korona baru (covid-19) dan mempertimbangkan dampaknya ke pemulihan ekonomi membuat nilai dolar AS turun tipis terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).

Jumlah infeksi baru covid-19 terus meningkat di Amerika Serikat, menyebabkan beberapa negara bagian menunda langkah-langkah pelonggaran bahkan menutup kembali sebagian bisnis yang telah dibuka. Lebih dari 2,77 juta kasus covid-19 dilaporkan di Amerika Serikat dengan lebih dari 129.000 kematian, pada Jumat (3/7) sore. Hal ini disampaikan Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) di Universitas Johns Hopkins.

Meningkatnya kasus baru infeksi di Amerika Serikat bisa menyebabkan pertumbuhan lapangan kerja di AS yang melonjak pada Juni, dapat mengalami kemunduran.

Baca juga: Dolar Melemah Lagi

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya turun 0,10% menjadi 97,1762. Perdagangan tipis karena pasar keuangan reguler AS ditutup pada Jumat (3/7) untuk libur Hari Kemerdekaan 4 Juli.

Pada akhir perdagangan New York, euro menguat menjadi 1,1244 dolar AS dari 1,1234 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2476 dolar AS dari 1,2463 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia juga naik menjadi 0,6942 dolar AS dari 0,6922 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,47 yen Jepang, lebih rendah dari 107,55 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9448 franc Swiss dari 0,9457 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3553 dolar Kanada dari 1,3578 dolar Kanada.(OL-5)

BERITA TERKAIT