03 July 2020, 18:01 WIB

Waspada, Orang Positif Covid-19 Berisiko Terinfeksi DBD


Atalya Puspa | Humaniora

TINGGINYA kasus demam berdarah dengue (DBD) dan covid-19 merupakan fenomena baru yang memungkinkan seseorang yang terinfeksi covid-19 juga berisiko terinfeksi DBD.

Menurut Tim Komunikasi Gugus Tugas Penanganan covid-19 Reisa Broto Asmoro,wilayah dengan banyak kasus DBD juga merupakan wilayah dengan kasus covid-19 yang tinggi, seperti Jawa Barat, Lampung, NTT, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

Disebutkannya, laporan Kementerian Kesehatan dari minggu ke-1 sampai minggu ke-27 jumlah kasus DBD lebih dari 70 ribu di 34 provinsi dan 465 kabupaten/kota dengan hampir 500 kematian.

Begitupun dengan kasus covid-19. Per hari ini jumlah kasus konfirmasi positif bertambah 1.301 orang dan total pasien positif covid-19 60.695 orang. Penambahan kasus positif terjadi di Jawa Timur 353 kasus baru 247 sembuh, Sulawesi Selatan 180 kasus baru 41 sembuh, DKI Jakarta 140 kasus baru 238 sembuh, Jawa Tengah 134 kasus baru 50 sembuh, dan Kalimantan Selatan 110 kasus baru 28 sembuh.

Reisa mengatakan di tengah pandemi covid-19 angka kasus DBD harus ditekan, masyarakat harus bergerak membasmi nyamuk dan sarang nyamuk paling tidak mulai dari rumah masing-masing.

Baca juga : Update Covid-19 per 3 Juli: 60.695 Positif dan 27.568 Sembuh

“Gejala DBD tidak langsung muncul tapi memerlukan waktu 4-10 hari setelah digigit nyamuk dengue. Gejala paling umum adalah demam tinggi hingga 40 derajat Celsius disertai tubuh menggigil berkeringat, sakit kepala, nyeri tulang, mual, muncul bitnik merah-merah dikulit hingga perdarahan pada hidung dan gusi,” katanya di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (3/7).

Ia menambahkan DBD bisa berkembang jadi kondisi berat dan gawat yang disebut dengan dengue shock syndrome. Gejalanya berupa muntah, nyeri perut, perubahan suhu tubuh dari demam jadi dingin atau hipotermia, dan melambatnya denyut jantung.

Sampai saat ini belum ada obat untuk DBD. Pemberian obat untuk pasien DBD hanya ditujukan untuk mengurangi gejalanya seperti demam dan mencegah komplikasi.

Nyamuk dengue senang bersarang di genangan air, atau pakaian yang bergantungan. Untuk itu, kata Reisa, 3M plus jadi salah satu cara membasmi keberadaan nyamuk dan sarang nyaMUk, yakni dengan menguras penampungan air, menutup wadah penampungan air, dan mengubur atau mendaur ulang barang bekas agar tidak jadi sarang nyamuk. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT