03 July 2020, 17:26 WIB

Pelaku Hoaks Perbankan Ditangkap, OJK: Agar Masyarakat Tenang


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Ekonomi

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) berharap penangkapan dua tersangka penyebar hoaks perbankan membuat masyarakat lebih tenang.

"Adanya penangkapan ini memberikan suasana tenang kepada masyarakat. Karena berita yang mengajak masyarakat (untuk) menarik uang itu tidak benar," ujar Kepala Departemen Penyidikan Jasa Keuangan OJK, Tongam Lumban Tobing, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (3/7).

Baca juga: OJK: Rush Money di Bukopin Gara-gara Hoaks

Lebih lanjut, Tongam menuturkan kondisi permodalan dan perbankan di tengah pandemi covid-19 tergolong stabil. "Kami melihat memang ada kaitan berita hoaks yang mengajak masyarakat menarik uang dengan situasi saat itu," papar Tongam.

"Dengan tertangkapnya pelaku penyebar hoaks, tentu bisa memberikan ketenangan kepada masyarakat. Untuk tetap tenang bahwa simpanan di bank itu aman," tambahnya.

Sebelumnya, Polri berhasil menangkap dua pelaku penyebar hoaks yang provokatif soal kondisi perbankan nasional. Kedua tersangka berinisial AY dan IS menyebarkan hoaks terkait penarikan dana (rush money) dari Bank Bukopin, BTN dan Mayapada.

Baca juga: Waspada, Satgas Temukan 105 Fintech Ilegal Sepanjang Juni

"Mereka adalah AY, yang diringkus di Jakarta Timur dan IS yang dibekuk di Malang, Jawa Timur, pada Kamis (2/7) lalu," ujar Dirtipid Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Slamet Uliandi, yang ikut dalam konferensi pers.

Kedua tersangka diketahui tidak saling kenal. Mereka bertindak iseng tanpa mengetahui kondisi perbankan nasional yang sebenarnya.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT