03 July 2020, 16:35 WIB

Inggris Perluas Akses Kewarganegaraan Bagi Penduduk Hong Kong


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

INGGRIS akan memberikan akses luas bagi penduduk Hong Kong untuk mendapatkan kewarganegaraan. Langkah ini sebagai tanggapan terhadap undang-undang keamanan baru Tiongkok atas bekas wilayah Inggris itu. Sementara Beijing memperingatkan Inggris akan aksi pembalasan yang sepadan atas langkah Inggris tersebut.

Pengumuman Perdana Menteri Boris Johnson merupakan tanggapan internasional pertyama terhadap undang-undang yang dikutuk oleh sekutu Barat.

"Kami mendukung aturan dan kewajiban," ujar Johnson kepada parlemen hanya beberapa jam setelah Tiongkok melakukan penangkapan pertamanya di Hong Kong di bawah undang-undang baru.

"Pengesahan dan deposisi undang-undang keamanan nasional ini merupakan pelanggaran yang jelas dan serius terhadap Deklarasi Bersama Sino-Inggris," tegasnya.

Baca juga: AS Campuri Urusan Hong Kong, Tiongkok Siapkan Pembalasan

Johnson mengatakan London telah memperingatkan Beijing, mereka akan menerapkan rute baru bagi mereka yang berstatus British National Overseas (BNO) untuk pindah ke Inggris.

Sekitar 300.000 warga Hong Kong memegang paspor BNO dan 2,6 juta lainnya memenuhi syarat untuk mendaftar.

Menteri Luar Negeri Dominic Raab mengatakan tawaran Inggris juga meluas ke tanggungan mereka yang berstatus BNO.

Sky News dan media lainnya mengatakan kantor Raab juga memanggil pejabat Duta Besar Tiongkok Liu Xiaoming untuk menyampaikan atensi dan sorotan tentang masa depan kebebasan Hong Kong imbas dari disahkannya undang-undang keamanan nasional.(France 24/OL-5)

BERITA TERKAIT