02 July 2020, 20:09 WIB

Pernyataan Resmi Traveloka soal Refund Tiket


Henri Siagian | Surat Pembaca

MELALUI surat ini, kami ingin menyampaikan pernyataan resmi dengan harapan agar dapat meluruskan situasi terkait pemberitaan berjudul Soal Refund, Traveloka Minta Tunggu Konfirmasi, Netizen: Halu, yang terbit di MediaIndonesia.com tertanggal 1 Juli 2020.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, volume permintaan bantuan yang sangat tinggi tidak hanya diterima oleh Traveloka, namun juga para mitra kami, hal inilah yang menyebabkan terjadinya waktu tunggu yang lebih lama dibandingkan dengan situasi normal. Berbagai upaya juga telah kami lakukan untuk mengatasi situasi ini, seperti mengerahkan hampir dari setengah karyawan Traveloka sebagai bantuan tambahan untuk Tim Customer Care hingga melakukan follow up yang intensif kepada para mitra.

Kami memahami, saat ini masih terdapat pengguna yang proses refund-nya telah disetujui dan masih menunggu pengembalian dana. Namun, perlu kami tekankan, kebijakan refund yang kami sampaikan kepada pengguna selalu mengacu pada prosedur mitra, termasuk bentuk refund yang dikembalikan (seperti travel voucher), lama waktu pengembalian refund, dan lain-lain.

Perjalanan pengembalian dana hingga ke tangan pengguna cukup panjang dan melibatkan banyak pihak. Dapat kami sampaikan pula, mekanisme refund yang digunakan, khususnya untuk sektor transportasi udara, tidak melibatkan pertukaran uang tunai yang dapat dengan mudah dialihtangankan dari satu pihak ke pihak lainnya. Selain proses yang memakan waktu dan mekanisme refund dengan sistem tersendiri ini, tantangan lain yang dihadapi selama masa pandemi covid-19 adalah pemasukan yang sangat minim atau hampir tidak ada, sedangkan biaya operasional harian masih terus dibayarkan sehingga berdampak pada arus kas masing-masing mitra maupun Traveloka, yang tentu saja juga mempengaruhi pengembalian dana konsumen.

Pandemi covid-19 merupakan krisis yang belum pernah dihadapi oleh Traveloka, para mitra, maupun pelaku industri lainnya. Dampak ekonomi yang diakibatkan oleh bencana ini juga sangat masif, terutama untuk sektor pariwisata, yang mana hampir seluruh operasi di sektor ini berhenti sejak pandemi covid-19 merebak.

Untuk itu, saat ini upaya paling maksimal yang dapat kami lakukan adalah berkoordinasi secara konsisten dengan para mitra, di saat yang bersamaan juga terus menyelesaikan permintaan pengguna yang hingga kini masih menjadi prioritas dan fokus utama kami.

Head of Marketing, Transport, Traveloka Andhini Putri.

BERITA TERKAIT