02 July 2020, 16:20 WIB

DPR Beri Tenggat Dirut Inalum Beri Jawaban Hingga Besok


Henri Siagian | Ekonomi

KOMISI VII DPR membentuk panitia kerja (Panja) terkait beberapa proyek strategis di sektor pertambangan di bawah MIND ID.

Seperti disitat dari laman DPR.go.id, hal itu adalah salah satu dari enam kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR dan holding BUMN tambang atau MIND ID. Rapat digelar di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6).

Baca juga: Adik Nazaruddin Usir Dirut Inalum, Denny Siregar: Dia tidak Paham

Selaku holding BUMN Ttambang, MIND ID yang menaungi lima perusahaan industri tambang milik Negara, seperti PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), dan PT Timah Tbk.

Enam kesimpulan itu adalah:

Baca juga: Beredar, Pesan Whatsapp Denny JA Minta Jabatan Komisaris Inalum

Pertama, proyeksi pendapatan PT Freeport Indonesia.

"Kesimpulan pertama, Komisi VII DPR mendesak Dirut PT Inalum (Persero) untuk memberikan penjelasan detail terkait proyeksi pendapatan negara dari PT Freeport Indonesia dalam jangka waktu lima tahun ke depan,” ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR Alex Noerdin.

Baca juga: DPR Usir Dirut Inalum, Analis: Ada Salah Paham Soal Pasar Modal

Kedua, skema utang untuk mengakuisisi saham PT Freeport dan PT Vale.

Menurut Alex, Komisi VII DPR mendesak Dirut PT Inalum (Persero) untuk memberikan penjelasan detail terkait skema utang yang digunakan untuk akusisi saham PT Freeport Indonesia dan PT Vale Tbk, serta refinancing untuk angsuran utang PT Inalum (Persero), dan anak usaha yang akan jatuh tempo tahun 2021 dan 2023, termasuk kewajiban pembelian saham PT Vale Indonesia Tbk ke depannya.

Baca juga: Kementerian BUMN Minta Dirut Inalum Jawab Kritik DPR dengan Kerja

Ketiga, membuat langkah terobosan.

"Komisi VII DPR mendesak Dirut PT Inalum (Persero) untuk membuat langkah terobosan di tengah di tengah harga komoditas tambang dan permintaan yang menurun saat ini agar kontribusi PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dan Pajak tidak menurun jauh dari tahun 2018.

Baca juga: Inalum Akan Segera Akuisisi 20% Saham Vale Indonesia

Keempat, membentuk panitia kerja.

Alex menambahkan, Komisi VII DPR membentuk panitia kerja (Panja) terkait beberapa proyek strategis di sektor pertambangan di bawah MIND ID.

Baca juga: Menko Luhut Enggan Tanggapi Permintaan Jabatan Denny JA

Kelima, agendakan FGD terkait PT Freeport

Menurut Alex, Komisi VII DPR akan mengagendakan Focus Group Discussion (FGD) dengan Dirut PT Inalum (Persero) terkait dengan progress dan skema pembiayaan pembangunan smelter PT Freeport Indonesia.

Baca juga: Pemilihan Dirut BUMN Besar melalui Tim Penilai Akhir

Keenam, tenggat jawaban Dirut PT Inalum

Komisi VII DPR, kata Alex, meminta Dirut PT Inalum (Persero) untuk menyampaikan jawaban tertulis atas semua pertanyaan anggota Komisi VII DPR RI dan disampaikan kepada Komisi VII DPR RI paling lambat pada Jumat (3/7).

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik kepada Komisi VII DPR. Dirinya juga berjanji akan menindaklanjuti kesepakatan yang telah disepakati bersama tersebut. (X-15)

BERITA TERKAIT