02 July 2020, 16:01 WIB

Polres Tanjabbar Bekuk Kawanan Pengedar Uang Palsu


Solmi | Nusantara

Jajaran Kepolisian Resort Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi, berhasil membekuk empat pria diduga kawanan pengedar ratusan juta uang rupiah palsu.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro membenarkan penangkapan tersebut. Keempat tersangka pengedar uang palsu (upal) ditangkap pada Rabu dini hari di tempat terpisah. Dari tangan keempat tersangka polisi menyita ribuan lembar uang pecahan Rp100 ribu palsu. Totalnya sekitar Rp245 juta.

Inisial para tersangka ialah AM (35 tahun), MAR (30), CH (32), dan SAF (40). Keempatnya berasal dari wilayah hukum Polres Tanjabbar. Untuk pengembangan kasus lebih lanjut, keempat tersangka menjalani pemeriksaan intesif di Mapolres Tanjabbar, Kota Kualatungkal, Jambi.

Baca juga: 153 Ibu Hamil di Tasikmalaya Positif Hepatitis B

Guntur mengatakan terungkapnya kasus peredaran uang palsu berawal dari informasi masyarakat di wilayah Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjabbar. Selanjutnya Tim Petir Polres Tanjabbar mendeteksi kebenarannya hingga Tim Petir Rabu dini hari berhasil menangkap AM di kediamannya di Desa Pantai Gading, Kecamatan Bram Itam, Tanjabbar.

"Kita masih melakukan pengembangan kasus dan akan berusaha mengungkap tuntas termasuk menemukan pamasoknya. Kita berharap masyarakat untuk senantiasa waspada dan memeriksa dengan teliti uang yang diterima, apalagi pecahannya bernilai besar," kata Guntur.

Dari ribuan lembar upal pecahan seratus ribu yang disita, menurut Guntur, bahan yang dipakai kertas biasa. "Secara kasat mata. upal terlihat buram dan warnanya luntur jika terkena air," jelas Guntur.

AM mengakui telah membelanjakan uang palsu di beberapa tempat di Tungkal Ilir, Kota Kualatungkal. Kepada petugas dia mengaku mendapatkan upal dari tersangka MAR yang satu desa dengannya.

MAR pun akhirnya ditangkap. Polisi menyita ratusan juta upal dari tangan MAR .

Tersangka MAR mengaku kepada petugas bahwa upal yang belum sempat dia edarkan itu diperoleh (dua kali antaran) dari tersangka CH alias Acun, warga Jalan Harapan, RT 08, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir.

Selanjutnya, polisi melakukan penangkapan terhadap Acun. Kepada polisi, Acun mengaku mengambil upal tersebut bersama tersangka SAF dari tangan MUH yang masih belum tertangkap. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT