02 July 2020, 04:09 WIB

Subsidi Listrik Dilanjutkan hingga September


Iam/X-10 | Humaniora

PEMERINTAH memperpanjang pemberian subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga golongan 450 VA dan 900 VA hingga September 2020.

“Akibat covid-19, secara khusus pemerintah memberikan bantuan berupa subsidi untuk tagihan listrik yang sebelumnya 3 bulan dari April-Juni 2020, kemudian diperpanjang 3 bulan dari Juli-September 2020,’’ ujar Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Rida Mulyana, dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin.

Rida menyebutkan sebanyak 24 juta pelanggan terdaftar pada golongan rumah tangga 450 VA dan 7,3 juta pelanggan 900 VA.

“Dengan demikian, pelanggan yang mendapat bantuan subsidi listrik dari negara sebanyak 31,1 juta pelanggan,” ujarnya.

Rida juga mengatakan pemerintah memperpanjang subsidi listrik kepada sektor bisnis dan industri, khusus untuk golongan 450 VA hingga September 2020. Total subsidi yang diberikan kepada sektor bisnis dan industri berjumlah 455.443 pelanggan.

“Ini sudah dilakukan sejak April lalu melalui PLN yang sudah melalukan subsidi. Bantuan ini bersifat sementara ini sebagai kehadiran negara terhadap masyarakat yang terdampak akibat covid-19,” ujar Rida.

Pengamat energi sekaligus Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menilai subsidi listrik kepada sektor bisnis dan usaha kecil mampu membantu perekonomian di tengah pandemi covid-19 saat ini.

“Logikanya subsidi ini bisa membantu pelanggan kecil yang mengalami penurunan bisnis dan juga pendapatan karena covid-19,” katanya.

Namun, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan subsidi itu justru tidak efektif. Pasalnya, industri atau sektor bisnis kecil penggunaan daya listriknya di atas 450 VA.

Dia juga menyoroti minimum charge listrik yang dialami oleh industri menengah dan besar. Padahal, perusahaan sudah mau tutup karena terdampak covid-19.

‘’Kami tidak minta gratis, hanya minta apa yang dipakai itu yang dibayar. Jangan dikasih minimum charge, ini seakan-akan dipalak,’’ katanya.

Sementara itu, Direktur Niaga dan Managemen Pelanggan PT PLN (persero) Bob Saril mengatakan golongan 450 VA mendapatkan diskon 100%, sedangkan golongan 900 VA mendapatkan diskon 50%.

“Untuk skenario pemberian tarif terdapat dua tipe, yakni pelanggan rumah yang menggunakan prabayar dan pascabayar,” kata Saril. (Iam/X-10)

BERITA TERKAIT