01 July 2020, 21:20 WIB

Semen Baturaja Terapkan Skenario New Normal


Dwi Apriani | Nusantara

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) telah menyiapkan sejumlah scenario The New Normal terkait perubahan tata cara pelayanan, interaksi & perlindungan karyawan, pelanggan, pemasok, mitra bisnis serta stakeholder selama masa pandemi Covid-19 di lingkungan SMBR.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian BUMN Nomor S-336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara.

Basthony Santri Vice President Corporate Secretary mengatakan , penerapan skenario The New Normal terbagi dalam lima fase dan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh.

Dalam penerapan The New Normal, SMBR menyiapkan tata cara pelayanan, baik dalam penjualan & distribusi produk semennya dengan memanfaatkan teknologi informasi melalui berbagai media digital seperti video conference, saluran telepon, email, dan aplikasi pendukung seperti E-Procurement, Customer Dashboard System (CDS) dan Customer Relationship System (CRS).

‘’Saat ini pun SMBR telah menerapkan metode dokumentasi Paperless dalam hal administrasi dan penerimaan dokumen," kata dia, Rabu (1/7).

SMBR ingin memastikan jika layanan operasionalnya tetap berjalan selama 7 hari atau 24 jam ditengah pandemi Covid-19 tentunya dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Operasional angkutan semen pun dipastikan masih berjalan dengan baik. Pelaksanaan pekerjaan di lapangan wajib mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan APD lengkap dan physical distancing.

Basthony menuturkan, saat ini Manajemen SMBR mulai mengubah mekanisme Work From Home (WFH) bagi karyawan per tanggal 1 Juni 2020 lalu. Dimana program WFH hanya diberlakukan kepada karyawan yang berusia 45 tahun keatas, memiliki potensi/menderita sakit berat dan ibu hamil.

‘’Bagi karyawan yang bekerja di kantor atau Work From Office (WFO) wajib mematuhi protokol kesehatan saat bekerja di kantor," katanya.

Baca juga : Denyut Pasar Tradisional di Boyolali Kembali Normal

SMBR juga mengatur dua jadwal jam kerja bagi setiap karyawan WFO Non Shift dan mewajibkan setiap karyawan yang WFO untuk menggunakan masker, menerapkan physical distancing dan menjaga kebersihan masing-masing. Bahkan para tenaga operasional di kantor dan pabrik juga diwajibkan menggunakan alat pelindung diri seperti face shield, masker dan sarung tangan.

Perlindungan terhadap kesehatan karyawan SMBR terus menjadi prioritas Manajemen. SMBR telah melakukan Rapid Test massal untuk seluruh karyawan bekerjasama dengan RS Pertamina Medika sejak 09 s.d 19 Juni 2020. Setiap harinya karyawan pun diwajibkan untuk mengisi form Self Assesment Resiko

Covid-19 sepulang dari bekerja. Tindakan antisipasi ini dilakukan bagi karyawan terdampak dengan melakukan screening dan tracking aktivitas dan kondisi karyawan jika terjadi kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Tak hanya itu, SMBR juga menyediakan hand sanitizer, suplemen dan vitamin bagi karyawan/ti serta melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan secara rutin di setiap ruang kerja untuk memastikan lingkungan kerja tetap bersih dan sehat.

Skenario The New Normal di SMBR yang telah disiapkan akan diberlakukan sesuai dengan kondisi dan kebijakan di masing-masing daerah.

‘’Nantinya kami akan koordinasikan skenario The New Normal yang telah dibuat dengan Satgas setempat karena kebijakan pemerintah di setiap daerah akan berbeda-beda," pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT