01 July 2020, 20:30 WIB

Tiga Paslon Bakal Bertarung di Pilgub Kalsel


Denny Susanto | Nusantara

TIGA pasang calon (paslon) diperkirakan akan bertarung dalam Pilkada Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Desember mendatang. Sementara dua petahana masing-masing Bupati Banjar KH Khalilurrahman dan Bupati Hulu Sungai Tengah Achmad Chairansyah menyatakan tidak maju dalam bursa Pilkada karena alasan keluarga.

Ketua KPUD Kalsel, Sarmuji, Rabu (1/7), mengatakan pendaftaran pasangan bakal calon untuk Pilgub Kalsel dijadwalkan September mendatang. "Ada beberapa pasang calon kemungkinan akan bertarung dalam Pilgub Kalsel. Sedangkan calon independen pada Pilgub kali ini tidak ada," ujarnya.

Tiga pasang calon yang akan bertarung dalam Pilgub Kalsel tersebut yaitu petahana Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kalsel dikabarkan akan berpasangan dengan Muhidin Ketua DPD Partai Amanat Nasional Kalsel yang juga mantan Walikota Banjarmasin.

Muhidin juga rival Sahbirin pada Pilgub 2014 lalu. Pasangan ini secara resmi diusung Partai Golkar dan PAN serta disebut-sebut juga didukung koalisi besar parpol.

Kemudian ada pasangan Denny Indrayana dan Defridiadi yang dikabarkan diusung Partai Gerindra dan Demokrat. Serta pengusaha daerah Edy Suryadi yang juga Ketua Kadin Kalsel santer dikabarkan akan maju dalam Pilgub Kalsel periode 2020-2025. "Kami terus terjalin komunikasi dan menggalang koalisi parpol untuk maju dalam Pilgub Kalsel," ujar Edy Suryadi.

Denny Indrayana menyebut dirinya sudah mendapat restu dan bertemu langsung dengan Menhan  Prabowo Subianto. Sebelumnya Denny telah mendapatkan dukungan penuh dari Partai Demokrat. Gabungan  8 kursi Gerindra dan 3 kursi Demokrat sudah pas untuk menjadikan Haji Denny sebagai Cagub Pilgub Kalsel 2020. Dengan total 55 kursi DPRD Provinsi Kalsel, maka 11 kursi Gerindra-Demokrat sudah memenuhi syarat minimal 20% kursi pencalonan.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar Kalsel, Supian HK yang juga Ketua DPRD Kalsel menyebut duet Sahbirin - Muhidin telah dikirim ke DPP Partai Golkar, untuk diproses secara resmi agar diusung pada Pilgub 2020. Jika dilihat dari tiga partai politik yang mendukung petahana  pasangan ini mengantongi 22 kursi parlemen DPRD Kalsel dengan rincian Golkar 12, PAN 6, dan Nasdem 4. (OL-13)

Baca Juga: KPU Tunda Tiga Tahapan Pilkada Serentak 2020

BERITA TERKAIT