01 July 2020, 20:05 WIB

Rawan Penyebaran Korona, DKI Perketat Pengawasan Pasar dan KRL


Ini Nantika Jelita | Megapolitan

PEMPROV DKI Jakarta bakal meningkatkan pengawasan yang ketat di stasiun kereta rel listrik (KRL). Menurut Gubernur Anies Baswedan transportasi umum tersebut masih rawan terhadap penularan covid-19.

"Secara umum nanti jajaran baik TNI Polisi, Pemprov akan bekerja sama dengan KCI untuk bisa memantau pengaturan di KRL. Selama 14 hari kedepan akan jadi fokus pengendalian," terang Anies dalam tayangan youtube 'Konferensi Pers Perkembangan PSBB Transisi', Rabu (1/7).

Anies memastikan pihaknya memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi selama 14 hari kedepan. Ada dua tempat yang menjadi fokus pengendalian pengawasan Pemprov DKI, yakni pasar tradisional dan stasiun KRL.

Untuk perkantoran, pertokoan, kendaraan umum seperti MRT, katanya relatif terkendali soal resiko penularan covid-19.

"Pasar dan KRL jadi PR untuk dituntaskan. Tempat lain relatif terkendali, baik pengelola maupun pengunjungnya," ungkap Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Sebelumnya, VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengungkapkan, ada keluhan dari penumpang, mulai ada beberapa orang yang naik KRL ke stasiun-stasiun yang menjadi titik pemberangkatan, meskipun stasiun tujuannya berada di arah sebaliknya.

"Mereka naik KRL ke arah yang sesungguhnya berlawanan dengan stasiun tujuannya agar dapat naik kereta dengan cepat tanpa harus mengikuti penyekatan dan antrean pengguna di stasiun,"kata Anne dalam keterangan resminya, Jakarta, kemarin. (OL-8)

BERITA TERKAIT