01 July 2020, 16:54 WIB

PLN Masih Gratiskan dan Beri Diskon Tarif Listrik


M Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

PEMERINTAH memperpanjang pemberian subsidi listrik kepada masyarakat tidak mampu hingga September. Pemberian akan dilakukan kepada dua golongan.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Rida Mulyana, mengatakan subsidi diberikan khusus pada golongan pengguna tarif listrik 450 Va dan 900 Va rumah tangga tidak mampu.

"Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo Kementerian ESDM telah mengeluarkan kebijakan akibat covid-19 secara khusus pemerintah telah memberikan bantuan berupa bantuan untuk tagihan listrik selama 6 bulan yaitu April-September 2020. Bentuknya dalam bentuk tambahan subsidi," kata Rida saat konferensi pers Jaminan Sosial Lewat Subsidi Biaya Listrik Rumah Tangga di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (1/7).

Baca juga: Istana: Kenaikan Tarif Listrik karena Konsumsi Masyarakat

Dua golongan tersebut selama ini sudah dapat subsidi yang berlaku hingga Juni. Dan diperpanjang hingga September.

Untuk jumlah pelanggan yang diberikan subsidi golongan 450 Va berjumlah 24 juta pelanggan dan 900 Va rumah tangga tidak mampu sebanyak 7,3 juta pelanggan.

"Sehingga pelanggan yang mendapat bantuan subsidi listrik dari negara sebanyak 31,2 juta pelanggan yang berlaku April-September," ujar Rida.

Baca juga: Tersengat Tarif Listrik

Direktur Niaga dan Managemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril, mengatakan lebih rincinya untuk golongan 450 Va mendapatkan diskon 100% dan untuk golongan 900 Va mendapatkan diskon 50%.

"Untuk skenario pemberian tarif terdapat 2 tipe, yakni Pelanggan rumah yang menggunakan prabayar dan pascabayar," kata Saril.

Untuk pascabayar secara otomatis, diskon akan ditambahkan di dalam rekening sehingga masyarakat tidak perlu membayar lagi karena pembayaran sudah Rp0.

"Dan pelanggan prabayar atau token, setiap bulannya sesuai arahan diberikan token gratis dengan jumlah kWh tertinggi sebesar pemakaian bulanan tertinggi dari 3 bulan terakhir Desember 2019-Februari 2020 untuk periode untuk pelaksanaan periode pembayaran Juli-September 2020," jelas Saril. (X-15)

BERITA TERKAIT