01 July 2020, 13:25 WIB

Jelang New Normal, Pembayaran non-Tunai Terus Digalakkan


Mediaindonesia.com | Ekonomi

UNTUK memutus mata rantai penyebaran covid-19, berbagai cara dilakukan pemerintah. Salah satunya adalah anjuran penggunaan pembayaran non-tunai saat bertransaksi di toko-toko atau pusat perbelanjaan.

Dengan akan diterapkannya fase kenormalan baru oleh pemerintah, kampanye pembayaran non-tunai memang terus digalakkan. Masyarakat pun diharapkan mematuhi anjuran itu.

Apalagi kini banyak toko atau restoran yang memberi kemudahan dengan menyediakan pembayaran non-tunai, salah-satunya di SPBU. Para pengguna kendaraan bermotor kini dapat menikmati pembaran non-tunas dengan Visa contactless di SPBU Shell Jabodetabek, Bandung dan Surabaya. Pembayaran Visa contactless memungkinkan konsumen dapat menyelesaikan transaksi mereka hanya dengan sekali tap tanpa perlu otorisasi PIN atau tanda tangan untuk nominal transaksi hingga Rp1 juta.

Pembayaran contactless itu bermanfaat bagi SPBU itu karena proses pembayaran jadi lebih cepat, antrean checkout lebih singkat, dan efisiensi operasional  lebih besar. Menurut Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia,  
Riko Abdurrahman, pihaknya dan Shell memiliki visi yang sama dalam mempermudah pembayaran bagi konsumen.

"Kami berharap kolaborasi ini akan meningkatkan kesadaran konsumen akan pembayaran contactless, dan di saat yang sama mendorong transaksi non-tunai di seluruh Indonesia serta membantu pemerintah,” ujarnya.

Studi Visa Consumer Payment Attitudes yang terbaru menunjukkan mayoritas pemegang kartu kredit contactless lebih sering membayar menggunakan teknologi contactless, karena lebih nyaman, inovatif, dan tidak repot. Sementara itu, Managing Director Shell Retail Indonesia Waqar Siddiqui meengaku sia memfasilitasi konsumen agar lebih mudah bertransaksi.

“Kami bangga dapat memperkenalkan pembayaran contactless ke pelanggan. Kami berharap fitur tambahan pembayaran contactless dapat menjadi pilihan yang lebih disukai pelanggan, karena dapat mengurangi kontak fisik dalam membantu mencegah penyebaran covid-19," ujarnya. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT