01 July 2020, 14:57 WIB

Ada Rp30 Triliun, Himbara Yakin Permintaan Kredit Bisa Tumbuh


Hilda Julaika | Ekonomi

PEMERINTAH melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah melakukan penempatan dana di 4 Bank Milik Negara (Himbara) sebesar Rp30 triliun. Dana ini akan disalurkan dalam bentuk kredit ke pelaku usaha.

Menurut Ketua Himbara yang juga Dirut Bank BRI Sunarso mengatakan permintaan (demand) akan aada asalkan aktivitas ekonomi berlangsung dengan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Demand ditentukan oleh aktivitas ekonomi. Apabila aktivitas ekonomi berlangsung dengan pelonggaran PSBB, itu akan menumbuhkan demand kredit,” ujarnya melalui konferensi pers mengenai Penempatan Uang Negara dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Negara, Rabu (1/7).

Ia melanjutkan, setelah ada demand barulah akan dibutuhkan likuiditas. Menurutnya saat ini likuiditas dinilai cukup.

Baca juga : Bank Himbara Siap Ekspansi Kredit Hingga Rp90 Triliun

“Kalau kita dikasih Rp30 tirliun dan harus menyalurkan Rp90 triliun. Maka kami harus mencari dana lagi Rp60 triliun. Dana Rp60 triliun berasal dari masyarakat. Dengan begitu kita akan ekspansi Rp90 triliun untuk sektor yang membutuhkan,”urainya.

Untuk menjaga kualitas berlangsungnya kredit perbankan maka menurutnya perlu dilakukan manajemen resiko. Yakni dengan menumbuhkan kredit namun dengan tetap menjaga kualitas. Seperti diketahui, prioritas demand ada di sektor pertanian dan pangan. Maka menurutnya sektor tersebut adalah tempat utama demand akan datang.

“Kita lihat demand-nya berapa baru kita kasih supply (penawarannya) berapa,” imbuhnya.

Pihaknya akan menjaga ekosistem ekonomi tersebut melihat banyaknya potensi dari berbagai sektor. Sehingga melalui pengaturan ekosistem tersebut dapat berjalan dan pembiayaan tetap terkontrol. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT