01 July 2020, 13:10 WIB

Ini Pembaharuan Google Terkait Kontrol Privasi


Fetry Wuryasti | Weekend

GOOGLE mengumumkan pembaharuan sistem terkait privasi. Kini terdapat kontrol hapus untuk data histori dalam rentang 3-18 bulan. Kontrol ini otomatis telah terpasang pada pengguna akun baru. Pada pengguna lama, Anda dapat mengubah setelan histori Anda di berbagai aktivitas selancar maya yang menggunakan Google dalam rentang tersebut.

"3 bulan di jangka terpendek dipilih karena menurut kami paling ideal ketika seseorang hanya mencari apa yang mereka butuhkan saat itu, seperti mencari alamat, menonton video Youtube dan lain-lain. Sedangkan jangka waktu maksimal 18 bulan dipasang untuk membantu kebutuhan pengguna terkait keperluan rekap transaksi mereka apakah itu belanja, ataupun untuk mereka menghitung pajaknya," ujar Greg Fair, Product Manager, Privacy Products and Services Google, melalui webinar Selasa (30/6).

Mulai dari saat pertama kali Anda mengaktifkan histori lokasi, yang biasanya secara default dinonaktifkan, opsi hapus otomatis Anda akan langsung disetel ke 18 bulan.

Hapus otomatis aktivitas web dan aplikasi juga akan disetel secara default ke 18 bulan untuk akun baru. Artinya, data aktivitas Anda akan secara otomatis dan berkelanjutan dihapus setelah 18 bulan, dan bukan disimpan sampai Anda menghapusnya secara manual. Anda dapat menonaktifkan setelan ini atau mengubah opsi hapus otomatis kapan saja. 
 
"Jika Anda sudah mengaktifkan Histori Lokasi dan Aktivitas Web & Aplikasi, kami tidak akan mengubah setelan tersebut. Namun, kami akan secara aktif mengingatkan Anda tentang adanya kontrol hapus otomatis melalui notifikasi di dalam produk serta melalui email, agar Anda dapat memilih setelan hapus otomatis yang sesuai," kata Greg.

Penghapusan histori secara otomatis diyakini akan memperbaiki praktik industri saat ini dan memastikan bahwa aplikasi seperti  YouTube dapat terus memberikan rekomendasi hiburan yang relevan berdasarkan video atau audio yang telah Anda nikmati sebelumnya. Sebagai contoh dalam memberitahukan bahwa season baru serial favorit Anda telah dirilis atau artis musik favorit Anda meluncurkan album baru.

Periode retensi default tidak akan berlaku untuk produk lain seperti Gmail, Drive, dan Foto, yang memang telah didesain untuk menyimpan konten pribadi Anda dengan aman. 
 
Mereka menekankan, seperti biasa, bahwa pihaknya tidak menjual informasi pengguna kepada siapa pun, dan tidak menggunakan informasi yang ada di dalam aplikasi-aplikasi yang terutama menyimpan konten pribadi, seperti Gmail, Drive, Kalender, dan Foto, untuk tujuan periklanan.

Tidak Terjawab
Namun demikian, masih belum terjawab bagi pengguna soal bagaimana algoritma sebuah kata kunci produk yang tertuliskan dalam email ataupun search engine, bisa muncul dalam bentuk iklan-iklan produk terkait saat membuka aplikasi media sosial lainnya.
 
Google berpendapat, privasi adalah soal kebijakan pribadi, dan oleh sebab itu pihaknya selalu berusaha memberi pengguna kontrol penuh terhadapnya.

"Kami mempermudah akses ke kontrol utama Akun Google dari Penelusuran. Tak lama lagi, setelah login ke Akun Google, Anda akan dapat menelusuri kueri seperti “Pemeriksaan Privasi Google” dan “Apakah Akun Google saya aman?”. Sebuah kotak akan muncul untuk menunjukkan setelan privasi dan keamanan sehingga Anda pun dapat memeriksa atau menyesuaikannya dengan mudah," kata Fair.

Pembaharuan Google juga mempermudah akses ke mode samaran di aplikasi dengan menekan lama gambar profil Anda di Penelusuran, Maps, dan YouTube.

"Fitur ini mulai tersedia hari ini di Google App untuk iOS, dan akan segera hadir di Android dan aplikasi lain. Kami juga tengah bekerja untuk memungkinkan Anda terus mengaktifkan mode Samaran di berbagai aplikasi Google, seperti Maps dan YouTube," kata Fair. (M-1)

BERITA TERKAIT