01 July 2020, 12:55 WIB

Bank Himbara Siap Ekspansi Kredit Hingga Rp90 Triliun


Hilda Julaika | Ekonomi

BANK-BANK besar yang tergabung di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berkomitmen melakukan ekspansi kredit hingga Rp90 triliun. 

Hal ini dilakukan usai Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan melalui PMK No 70 Tahun 2020 pemerintah menempatkan dana di bank plat merah dengan total dana Rp30 triliun untuk mendorong pemulihan ekonomi.

Menurut Direktur Utama (Dirut) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sunarso, empat bank yang merupakan Bank Himbara yakni BRI, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN) telah menerima penempatan dana dari pemerintah tersebut. Dalam waktu 3 bulan, keempat bank ini diharuskan melakukan ekspansi kredit sebanyak minimal Rp90 triliun.

“Kami sudah siap dan berkomitmen untuk me-leverage penempatan dana pemerintah tersebut sebanyak 3 kali lipat,” ujar Surnarso yang juga menjabat Ketua Himbara di konferensi secara virtual, Rabu (1/7).

Adapun segmen yang akan menjadi prioritas pengucuran kredit yakni UMKM. Dengan rincian sektor pangan dan pendukungnya serta distribusinya, sektor pariwisata termasuk transportasi, hingga di sektor perumahan dan konstruksi. Pembagian fokus segmen ini dilakukan oleh masing-masing bank.

“Ada bank yang akan fokus ekspansinya di pertanian dan pangan. Ada bank yang ekspansinya di pariwisata dan konstruksi supaya bergerak kembali dan ada yang di sektor perumahan. Itulah sektor sasaran kita untuk leverage dana pemeirntah,” ungkapnya.

Baca juga: Naik, Inflasi Juni 2020 Capai 0,18%

Di kesempatan yang sama, Dirut BNI Herry Sidharta mengatakan akan fokus pada pemberian stimulus untuk sektor padat karya. Sasarannya adalah wilayah yang sudah dalam kategori zona hijau dan telah dilakukan pembukaan ekonomi secara bertahap. Ini menurutnya menjadi kesemoatan agar di kuartal II dan III bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Semoga kita bsia speed-up dan ekonomi bisa pulih kembali. Pengusaha juga sudah menunggu,” ujarnya.

Begitupun dengan Dirut Mandiri Royke Tumilaar yang siap masuk ke semua sektor ekonomi untuk melakukan kredit usaha. Meskipun setiap Bank di Haimbara memang memiliki fokusnya masing-masing, baik untuk korporasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kami akan masuk ke korporasi dan juga UMKM. Meski fokus kami di korporasi. Beberapa selected korporasi juga akan kami bantu untuk pembiayaan agar bisa pulih kembali,”.

Hal yang sama diutarakan Dirut BTN Pahala Mansury yang optimis lewat penempatan dana dari pemerintah ini. Menurutnya, BTN berkomitmen menyelurkan kredit untuk penyaluran KPR serta kredit lainnya di sektor perumahan. Dengan demikian, bisa membuat kredit pada 2020 akan tetap tumbuh positif. (A-2)

BERITA TERKAIT