01 July 2020, 11:40 WIB

Pasar Minati Rumah Tapak Rp900 Juta di Grand Wisata


RO | Ekonomi

SINAR Mas Land menghadirkan klaster O2 Essential Home di Kawasan Grand Wisata Bekasi pada Maret 2020. Lokasi yang strategis serta desain arsitekturnya yang stylish menarik minat masyarakat.

CEO Residential Sinar Mas Land, Herry Hendarta mengucapkan terima kasih atas respons positif yang terus diberikan masyarakat atas produk residensial perusahaan. "Di masa pandemi ini, produk Sinar Mas Land yang bertajuk O2 Essential Home di Grand Wisata Bekasi telah terjual 90%. Kebanyakan pembeli datang dari sekitar Jabodetabek dan pengguna akhir atau end user dari kalangan generasi milenial dan keluarga muda," katanya melalui siaran pers yang diterima pada Rabu (1/7).

Dengan harga mulai Rp889 jutaan, klaster tersebut memiliki lokasi yang strategis di jantung Grand Wisata Bekasi. Selain lokasi, kenyamanan selalu menjadi prioritas Sinar Mas Land dalam membangun produk hunian. "Oleh sebab itu O2 Essential Home didesain dengan compact dan fungsional sehingga masyarakat tetap nyaman untuk tinggal dan bekerja di rumah," ujarnya.

O2 Essential Home berada di dekat pusat bisnis Grand Wisata Bekasi serta memiliki berbagai kemudahaan akses bagi para penghuninya. Untuk menuju klaster ini, dari arah Jakarta dan Bandung dapat melalui pintu keluar Tol Tambun KM21 (Tol Jakarta-Cikampek), dari arah Jakarta-Kalimalang dapat melalui pintu keluar tol Jembatan Legenda, dari arah Bogor/Cileungsi melalui Jalan Mustika Jaya-West Gate Grand Wisata, serta dari arah Tol JORR 2, MM 2100, dan Setu dapat melalui East Gate Grand Wisata.

Klaster tersebut tampil dengan hunian berukuran compact tetapi dapat mengakomodasi semua kebutuhan ruang yang dikemas full-furnished memberikan hidup lebih berkualitas dengan ruang keluarga yang luas, dua kamar tidur, dan taman/outdoor space yang nyaman.

Smart home system dan ruang kerja yang fungsional di dalam hunian itu, juga turut mempermudah ketika anggota keluarga harus bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Sinar Mas Land juga menawarkan beragam kemudahan cara bayar untuk memiliki unit yang ada di O2 Essential Home. Terdapat pilihan cara bayar, di antaranya promo hard cash, bunga KPR rendah dari bank ternama, seperti BCA, Mandiri, dan CIMB Niaga yang menawarkan bunga 6,5% fixed sampai dengan 5 tahun, uang muka (DP) sebesar 15% bisa dicicil 18 kali, dan DP 10% bisa dicicil 15 kali.

"Pembangunan 234 rumah di klaster O2 Essential Home ditargetkan selesai mulai akhir tahun 2021. Tingginya minat masyarakat yang membeli klaster ini juga memotivasi kami untuk membuat produk serupa yang akan diluncurkan dalam waktu dekat,” tutup Herry Hendarta.

Produk rumah tapak dinilai masih menjadi segmen yang penjualannya paling potensial pada tahun ini. Melihat tren tersebut, Sinar Mas Land terus melanjutkan pengembangan proyek properti residensial.

Pada tahun ini, perusahaan mengembangkan klaster O2 Essential Home di kawasan Grand Wisata Bekasi. Berdiri di atas lahan seluas 2,2 hektare, hunian ini memiliki tipe LT/LB sebesar 60/48 pada masing-masing unit.

Beragam alternatif transportasi juga tersedia untuk menjangkau hunian ini, seperti elevated toll, LRT, dan Tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu). Hal tersebut tentu akan memudahkan mobilisasi warga ke tujuan mereka masing-masing.

Kawasan Grand Wisata Bekasi dilengkapi dengan beragam fasilitas. Ada fasilitas pendidikan berupa sekolah, seperti IPEKA, Al-Azhar, dan Notredame. Kawasan ini memiliki fasilitas kesehatan, seperti Rumah Sakit Hermina dan Eka Hospital. Tak ketinggalan fasilitas penunjang lain berupa McDonald’s, Starbucks, Burger King, KFC, Pizza Hut, dan Hoka Hoka Bento. Untuk memanjakan penghuninya, Grand Wisata Bekasi juga dilengkapi dengan pusat kuliner Gelar Waroeng, Cafe Walk, dan Pasar Modern.

Saat ini, mal atau pusat belanja hasil kerja sama antara Sinar Mas Land dan Group Kawan Lama bernama Mal Living World Grand Wisata Bekasi akan dibangun. Lokasi mal tersebut dari klaster O2 Essential Home hanya berjarak 200 meter, serta 5 menit menuju wahana water park GO!Wet. (S-1)

 

BERITA TERKAIT