01 July 2020, 11:03 WIB

Presiden Minta Polri Awasi Anggaran Pandemi


Yakub Pryatama | Politik dan Hukum

PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta pada seluruh jajaran Polri untuk mengawasi penggunaan anggaran untuk covid-19.

Hal itu dikatakan Jokowi saat memimpin upacara HUTke-74 Bhayangkara di Istana Negara via daring, pada pukul 07.30 WIB, Rabu (1/7).

Jokowi meminta para seluruh jajaran Polri, Kejaksaan, KPK, serta lembaga pengawasan internal pemerintah untuk bahu-membahu dan memperkuat kerja sama awasi penggunaan anggaran covid-19.

“Tolong pelaksanaan program penanganan covid-19 ini dibantu percepatannya dan diawasi penggunaan anggarannya,” tutur Jokowi di Istana Negara Presiden, Rabu (1/7).

Baca juga: Presiden Ingatkan Polri Agenda Strategis di Luar Covid-19

Jokowi menyebut, alokasi anggaran untuk pandemi cukup besar yaitu mencapai Rp695,2 triliun dan bisa lebih besar lagi jika diperlukan.

“Aspek pencegahan harus lebih dikedepankan jangan menunggu sampai terjadi masalah. Kalau ada potensi masalah segera ingatkan. Tapi kalau sudah ada niat buruk korupsi ada mens reanya ya harus ditindak,” ungkapnya.

“Silakan digigit saja. Apalagi dalam situasi krisis seperti ini tidak boleh ada satupun yang main-main (anggaran covid-19),” tambah Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan pada jajaran Polri untuk tak hanya fokus menangani covid-19, namun, pelbagai keperluan untuk rakyat pun harus terus diawasi.

“Polri harus terus mereformasi diri secara total, selalu terus berupaya perbaiki diri supaya profesional dan modern, ubah kelemahan jd sebuah kekuatan,” pungkas mantan Wali Kota Solo tersebut.(OL-5)

BERITA TERKAIT