01 July 2020, 10:23 WIB

Bantu Tangani Covid-19, Jokowi: Polisi Harus Persuasif tapi Tegas


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

PRESIDEN Joko Widodo meminta seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terlibat dalam upaya percepatan penanganan covid-19 mulai dari mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan hingga mengawal penyaluran bantuan sosial ke berbagai daerah.

Jokowi juga menekankan, tugas-tugas tersebut harus dijalankan secara persuasif dan humanis karena keselamatan rakyat adalah yang paling utama.

"Keselamatan dan kepentingan rakyat adalah hukum tertinggi. Lakukan tugas kemanusiaaan secara persuasif dan humanis namun harus tetap waspada, cepat tanggap dan tegas dalam menangani setiap pelanggaran hukum dengan menjaga profesionalitas dan kepercayaan rakyat," ujar Jokowi saat memberi amanat dalam Perayaan Hari ke-74 Bhayangkara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7).

Baca juga:  Jokowi Pantau Serapan Anggaran

Kepala negara juga meminta Polri bisa semakin memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengawasi penggunaan anggaran penanganan covid-19 yang mencapai Rp695,2 triliun.

Aspek pencegahan harus dikedepankan. Jokowi tidak ingin aparat bertindak pasif, menunggu ada masalah baru bergerak.

"Jangan menunggu sampai ada masalah. Kalau ada potensi masalah, segera ingatkan. Tapi kalau sudah ada niat buruk untuk korupsi, ya harus ditindak. Silakan digigit saja apa lagi dalam situasi krisis seperti saat ini. Tidak boleh ada satu pun yang main-main," tegas Jokowi.(OL-5)

BERITA TERKAIT