01 July 2020, 04:30 WIB

Gordon Ramsay Belajar Masak Rendang


Ihfa Firdausya | Humaniora

CELEBRITY chef Gordon Ramsay, 53, mempelajari cara membuat rendang dalam program televisi Uncharted yang ditayangkan di National Geography. Dalam Uncharted, Ramsay tidak menilai hasil masakan peserta kompetisi, melainkan memasak hidangan eksotis di wilayah yang ia kunjungi.

Dalam episode yang tayang pada Senin (29/6), Ramsay yang dikenal galak dalam program kompetisi memasak Hell’s Kitchen tak hanya belajar memasak rendang, tapi juga mempelajari filosofi  hidangan serta budaya asalnya yakni Minang.

Ramsay diajari oleh ahli kuliner ternama Indonesia, William Wongso. “Saya pasti akan mendapatkan komentar dari William. Ia memulai dari usia 7 tahun dan sudah memasak selama enam dekade. Selain itu, dia sudah memahami lebih dari 200 jenis rendang,” ujar Ramsay.

“Kami tidak memiliki hidangan seperti ini di Inggris. Kami memiliki lancashire hotpot di Inggris Utara, tetapi kami bahkan tidak memiliki lebih dari 20 jenis hidangan tersebut,” ujar Ramsay dilansir dari The Straits Times.

Meskipun restoran yang dimilikinya menyandang Michelin star, Ramsay mengaku ia merasa gugup ketika membuat rendang. Apalagi, hasil masakannya akan dinilai oleh William Wongso. 

“Lupakan Michelin star, The Good Food Guide (buku panduan restoran di Inggris), dan restoran-restoran mewah. Saya berada di sini, tanpa mengetahui apa-apa dan saya merasa takut. Saya tidak akan mengintimidasi para tamu yang mencicipi masakan saya. Jika mereka bilang masakan saya tidak enak, mereka akan mengatakan tidak enak,” ujar Ramsay yang mendapat gelar Order of the British Empire (OBE) dari Kerajaan Inggris.

William Wongso memasak rendang versi tradisional, sedangkan Ramsay menggunakan daging tenderloin untuk rendangnya. Ia juga memanggang potongan tenderloin terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke bumbu rendang. 


Pacu jawi

Tidak hanya belajar memasak rendang, Ramsay mencoba berbagai aktivitas yang cukup menantang selama kunjungannya ke tanah Minang. Dalam akun Twitter-nya, Ramsay mengisahkan pengalamannya, termasuk ketika mencoba pacu jawi di Nagari Sungai Jambu, sejenis balapan sapi jantan tradi sional di sebuah sawah penuh lumpur.

“Ya Tuhanku, apa kamu gila? Aku akan mencobanya,” ujar Ramsay. “Aku melakukannya karena rengdang (rendang),” ujarnya. Ia mengikuti balapan dan terjatuh di sawah berlumpur.

Sebelumnya, ia juga membuka dan mencicipi buah durian. “Selama ini aku sudah makan beragam jenis makanan, tapi tidak ada yang lebih buruk (atau beraroma lebih buruk) daripada durian,” ujarnya. 

“Buah paling bau di planet,” keluh pemilik Restaurant Gordon Ramsay (RGR) dan Le Pressoir d’Argent itu.

Namun, bukan Ramsay jika tidak berkreasi dengan makanan khas daerah yang dikunjunginya. “Aku akan menunjukkan kepadamu omelet telur yang lezat dengan menggunakan bumbu rendang yang tersisa,” jelas Ramsay. Ramsay juga membagikan resep rendang versinya serta resep terong balado ikan bilis kreasinya. (Medcom.id/H-3)

 

BERITA TERKAIT