30 June 2020, 23:16 WIB

Digelar Secara Drive-thru, Wisuda di SD ini Berlangsung Khidmat


Syarief Oebaidillah | Humaniora

PANDEMI Covid-19 memaksa penyelenggaraan kelulusan siswa kelas 6 SD Islam Al-Azhar kelapa Gading (SDI Al Azka) tahun ajajran 2019-2020 digelar dengan konsep drive thru. Siswa mengambil ijazah kelulusan satu persatu dengan menerapkan protokol kesehatan. Setelah itu, prosesi wisuda digelar secara daring diikuti seluruh lulusan.

Kepala Sekolah SDI Al Azka Subagyo mengapresiasi pilihan orang tua siswa mempercayakan lembaganya jadi sarana pendidikan formal selama 6 tahun terakhir. Ia menegaskan, hasil belajar dengan totalitas dan kesabaran siswanya akan dapat dituai di masa mendatang lewat kesuksesan yang didapat.

Ia mengungkapkan selama enam tahun belajar, para alumni SDI Alazka telah berhasil mengkhatamkan Alquran, menghafal Juz 30 Alquran, menghafal doa-doa, dan mampu melaksanakan ibadah salat dengan baik.

Subagyo berharap para orang tua tetap memberikan bimbingan rutin di rumah dengan sepenuh hati mengingat tantangan kehidupan yang berat dengan tujuan kemampuan tersebut tetap terjaga di tengah masa yang penuh tantangan di masa datang.

“Kami memohon ayah bunda para orang tua secara  rutin dan istiqomah membimbing mereka agar pendidikan yang sudah didapatkan di sekolah berlanjut di rumah," katanya.

Dia  juga mengimbau  para alumni SDI Al Azka dapat  melanjutkan pendidikan di Al-Azhar Kelapa Gading yang merupakan institusi berkelanjutan. Sehingga, pendidikan yang sudah didapatkan di jenjang SD, disempurnakan di jenjang SMP Islam Al Azka.

Baca juga : Kemendikbud Sebut Jalur Zonasi Untuk Kesetaraan

"Bagi siswa-siswi yang belum mengambil bagian dari sekolah yang berkelanjutan untuk segera mendaftarkan langsung ke SMP Islam Al-Azhar Kelapa Gading sehingga apa yang sudah dpelajari di SDI Al Azka dapat dilanjutkan secara lebih baik," tukasnya.

Direktur Perguruan Islam Al-Azhar Kelapa Gading Uus Suhatna mengatakan Al-Azhar Kelapa Gading memiliki visi pendikan berwawasan masa depan yang digelar secara profesional dengan mengintegrasikan iman dan taqwa (imtaq) serta ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) guna mencetak sekaligus menyiapkan cendekiawan Muslim.

Guna merealisasikan visi tersebut, lanjut Uus, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah program, di antaranya program Alazka Digital Islamic School.

"Dengan program ini, kami tertantang untuk menyiapkan anak-anak menghadapi masa kini dan mendatang. Kami akan  bisa menggali potensi kepemimpinan, menumbuhkan jiwa enterpreuner, dan mengembangkan karakter melalui teknologi digital," tegas Uus..

Selama pandemi Covid-19, SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading menggelar ujian akhir secara daring. Hasilnya, 100 persen peserta didik dinyatakan lulus dengan nilai terbaik. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT