30 June 2020, 18:37 WIB

Catat, Ini Tarif Baru Iuran BPJS Kesehatan yang Berlaku Besok


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

IURAN Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan naik kembali besok, Rabu (1/7). Kenaikan iuran ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020.

Dalam Perpres tersebut tertulis, iuran bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas I naik dari Rp80 ribu menjadi Rp150 ribu. Kemudian kelas II naik dari Rp51 ribu menjadi Rp100 ribu. Sementara kelas III pada 2021 mendatang akan naik dari Rp25.500 menjadi Rp35 ribu.

“Penyesuaian iuran memang akan diberlakukan di 1 Juli 2020 dan kaitan terhadap besaran, ada perubahan,” kata Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Wahyuddin Bagenda dalam webinar, Selasa (30/6).

Wahyuddin menuturkan, bagi peserta yang mengalami kesulitan ekonomi, BPJS Kesehatan memberikan keleluasaan untuk mengajukan penurunan kelas. Selain itu, berdasarkan PP 64/2020, pada tahun 2020 status kepesertaan bisa aktif kembali jika peserta telah membayar iuran maksimal untuk waktu enam bulan.

“Silahkan dimanfaatkan kaitan terhadap kebijakan perubahan kelas dengan mudah,” ujarnya.

Baca juga : Menkeu: Anggaran Kesehatan Bukan Hanya Tanggung Jawab Kemenkes

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Maruf menambahkan, hingga Mei 2020 sudah ada sejumlah peserta yang mengajukan penurunan maupun penaikan kelas.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, total peserta yang mengajukan turun kelas pada Januari 2020 sebanyak 746.431 peserta, Februari 309.867 peserta, Maret 124.217 peserta, April 48.863 peserta, dan Mei 49.350 peserta.

Sedangkan jumlah peserta yang mengajukan naik kelas pada Januari yakni 2.066 peserta, Februari 48.675 peserta, Maret 80.216 peserta, April 17.331 peserta, dan Mei 12.608 peserta.

“Memang ada pergeseran kelas. Ada yang naik kelas dan ada yang turun. Tentu kembali ke peserta untuk menyesuaikan dengan kemampuan membayar iurannya,” tandasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT