30 June 2020, 14:20 WIB

Masker ini Sekaligus Bisa Menerjemahkan 8 Bahasa


Abdillah Marzuqi | Weekend

MENINGKATNYA kebutuhan akan masker bukan hanya melahirkan inovasi dalam desainnya. Di Jepang, peneliti menciptakan masker yang bukan hanya melindungi pemakai dari virus melainkan juga sekaligus menjadi alat penerjemah. 

Dilansir Daily Mail, masker bernama C-mask ini diciptakan peniliti dari perusahaan Donut Robotics. Masker itu tampak dibuat dari material yang cukup keras dan memiliki lubang-lubang di bagian mulut.

Dengan dukungan teknologi bluetooth, masker pintar itu mampu menerjemahkan ucapan pengguna ke delapan bahasa berbeda, yakni; Inggris, China, Spanyol, Prancis, Korea, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Cara kerjanya ialah memproses ucapan pemakainya ke dalam teks, kemudian menerjemahkannya ke dalam delapan bahasa yang berbeda melalui aplikasi telepon pintar. Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan mikrofon untuk membuat rekaman yang bisa disimpan di ponsel pintar.

Masker ini rencananya akan dirilis di Jepang pada September tahun ini. Ada sekitar 5.000 masker yang bakal didistribusikan di Jepang dengan harga 3.980 yen, atau sekitar Rp528 ribu.
 
Selain itu, masih ada biaya berlangganan bulanan yang dibebankan pada pengguna untuk mengakses layanan terjemahan. Namun, harga pastinya belum diumumkan.

Hingga saat ini, C-mask dikabarkan telah menuai respon positif. Setidaknya, ada pembeli yang berminat dari berbagai negara; Amerika Serikat, Eropa, dan Tiongkok.

"Kami telah bekerja keras selama bertahun-tahun untuk mengembangkan robot. Dan kami telah menggunakan teknologi itu untuk menciptakan produk yang merespons bagaimana virus korona telah membentuk kembali (mengubah) masyarakat," kata Taisuke Ono dari Donut Robotics.

Selain fitur dasar tersebut, c-mask juga memungkinkan penambahan fitur lain, seperti augmented reality (AR). Namun, perusahaan itu belum menjelaskan cara mengintegrasikan fitur AR pada masker. (M-1)

BERITA TERKAIT