30 June 2020, 13:15 WIB

Benarkah Berkumur Air Garam dapat Melawan Covid-19?


Abdillah Marzuqi | Weekend

SEJAK awal munculnya wabah covid-19, salah satu tips yang kerap dibagikan netizen adalah berkumur dengan air garam. Memang, cara ini sudah cukup lama diketahui umum untuk mengurangi batuk atau bahkan sakit gigi. Namun benarkah efeknya akan sama untuk virus covid-19?

Jawabannya sedikit terungkap lewat uji coba yang dilakukan tim dari University of Edinburgh, Skotlandia. Dilansir Daily Mail,uji coba dilakukan dengan melibatkan pasien covid-19 di Skotlandia. Garam memang memiliki sifat antimikroba.

Hasilnya, memang seperti yang sudah diketahui umum namun bukan berarti menyembuhkan covid-19. "Berkumur dengan air garam diketahui mengurangi gejala batuk dan pilek dan menghentikannya bertambah parah," kata para peneliti. Uji coba itu dinamai ELVIS (Edinburgh dan Lothians Viral Intervention Study) dengan tajuk manfaat berkumur secara teratur dengan air garam bagi pasien.

Tahun lalu, ELVIS menemukan pasien yang berkumur dengan air asin mengalami batuk yang lebih ringan, lebih sedikit penyumbatan, dan rata-rata masa pilek lebih pendek dua hari.

Saat ini, para peneliti berfokus untuk membuktikan bahwa berkumur dengan air garam dapat meningkatkan kemampuan antivirus tubuh. Jika terbukti, akan ada metode murah dan gampang untuk covid-19. Setidaknya, jika harga garam masih seperti sekarang dan tidak menghilang dari pasaran. (M-1)

BERITA TERKAIT