30 June 2020, 12:04 WIB

Antisipasi Karhutla, BPBD Kota Batu Dekatkan Posko di Hutan


Bagus Suryo | Nusantara

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Jawa Timur mendirikan posko pemantauan lebih dekat dengan kawasan hutan. Upaya kesiapsiagaan itu guna mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

"Posko didekatkan dengan titik lokasi hutan yang terbakar tahun lalu. Sejumlah lokasi itu berada di Desa Sumber Brantas, Gunung Banyak, Desa Toyomarto, Desa Sumbergondo dan Desa Junggo," tegas Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim, Selasa (30/6).

Ia menjelaskan hasil monitoring dan evaluasi karhutla tahun lalu sekitar 400 hektare. Lahan seluas itu ludes karena pemadaman membutuhkan proses lama lantaran posko pemantauan cukup jauh dengan titik kebakaran. 

Kini, BPBD akan berkoordinasi dengan Tahura Raden Soerjo yang mengelola kawasan Gunung Arjuno, dan Perhutani yang mengelola Gunung Panderman. Selain itu, BPBD melibatkan masyarakat dan mengimbau pendaki gunung jangan melakukan pembakaran di sekitar hutan. Kerja sama semua pihak diperlukan untuk segera mendirikan posko yang diperlukan sebagai titik pemantauan dan percepatan penanganan terutama di Desa Sumberbrantas, Desa Sumbergondo, Desa Tulungrejo dan Desa Junggo.

"Tahun kemarin belum ada titik pemantauan yang dekat dengan hutan. Tahun ini diharapkan dibuat lokasi pemantauan itu," ujarnya.

Harapan dengan mendekatkan posko di titik yang tahun lalu terbakar, lanjutnya, untuk mengantisipasi lebih maksimal agar kasus kebakaran bisa ditekan. Siaga darurat karhutla sudah dilakukan dan BPBD membuat segala persiapan mumpung semua objek wisata alam belum dibuka lantaran covid-19.

baca juga: Puluhan Titik Panas Terpantau di Empat Kabupaten di Babel

Sementara itu kesiapsiagaan karhutla juga sudah dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Kota Malang, Jawa Timur. Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Syarif Hidayat menyatakan seluruh pemangku resor sudah melakukan patroli dan pemantauan.

"Sejauh ini kondisi aman, belum ada kasus karhutla," katanya.(OL-3)

BERITA TERKAIT