30 June 2020, 08:12 WIB

Tingkat Kesembuhan Penderita Korona di Kalsel Hampir 25 Persen


Denny Susanto | Nusantara

TINGKAT kesembuhan pasien penderita virus korona di Kalimantan Selatan terus meningkat mencapai hampir 25 persen. Trend melonjaknya angka kesembuhan penderita covid ini terjadi sejak sepekan terakhir.

"Ini sesuatu yang menggembirakan jumlah pasien covid yang sembuh terus meningkat signifikan. Kita berharap pandemi ini dapat kita atasi," tutur Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Abdul Haris Makkie, Selasa (30/6).

Meski demikian jumlah kasus positif virus korona juga terus bertambah bahkan Kalsel tercatat sebagai tiga besar provinsi dengan penambahan kasus positif tertinggi di tanah air bersama Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. 

"Kita tetap menjalankan skenario dengan menggalakkan tracking, tracing dan testing di lapangan. Target kita pada Agustus pandemi ini melandai dan dapat dikendalikan," ujarnya.

Hingga Selasa (30/6) berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, jumlah kasus positif virus korona di Kalsel sudah mencapai 3.042 kasus atau bertambah 34 orang dari hari sebelumnya. Sementara jumlah penderita sembuh bertambah 14 orang menjadi 739 orang. Tingkat kesembuhan pasien penderita virus korona ini 24,3 persen. Trend peningkatan angka kesembuhan secara signifikan terjadi sejak sepekan terakhir dimana pekan sebelumnya tercatat ada 2.569 kasus positif virus korona dengan jumlah penderita sembuh 400 orang.

baca juga: Mulai 1 Juli Candi Prambanan dan Ratu Boko Dibuka Untuk Umum

Sedangkan jumlah penderita covid di Kalsel yang meninggal dunia tercatat sebanyak 186 orang atau 6,1 persen. Jumlah kasus positif virus korona terbanyak berasal dari Kota Banjarmasin yaitu sebanyak 1.304 kasus dan terkecil Kabupaten Hulu Sungai Tengah 34 kasus. Pada bagian lain Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kota Banjarmasin, Machli Ryadi menyebut ada sekitar 20 orang tenaga medis dan karyawan di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin menunjukkan hasil reaktif saat dilakukan rapid test. Di Kalsel diperkirakan ada puluhan tenaga medis ikut terpapar virus korona. (OL-3)

BERITA TERKAIT