30 June 2020, 03:37 WIB

Enam Polisi Luka-Luka dalam Rusuh Protes BLT di Madina


Antara | Nusantara

AKSI protes warga Desa Mompang Julu, Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Senin (29/6) akibat tidak mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) akibat pandemi Covid-19 berujung rusuh. Enam polisi yang bertugas mengamankan aksi tersebut, mengalami luka-luka.

"Ada enam anggota Polri yang terluka saat mengamankan aksi unjuk rasa itu. Keenamnya saat ini sudah ditangani oleh pihak medis," kata Kabid
Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (30/6).

Tatan menyebutkan, ke-6 personel polisi tersebutm masing-masing AKP J Hutajulu mengalami luka robek pada tulang kering kaki kanan, kemudian Aipda AB Siagian mengalami luka memar di kaki akibat lemparan batu.

Selanjutnya, Bripda WA Putra terkilir bahu kiri, Bripka AR Kurniawan mengalami luka robek pada kelopak mata sebelah kiri. "Kemudian, Briptu M Arif dan Bripka H Sitorus mengalami luka memar di bagian kepala," ujarnya.

ASksi protes pembagian BLT yang berujung rusuh tersebut terjadi setelah ada warga yang tidak mendapatkan bantuan uang sebesar Rp600 ribu yang berasal dari dana desa. Dalam aksinya, warga menuntut kepala desa mundur. (R-1)

BERITA TERKAIT