30 June 2020, 02:35 WIB

Minim, Kesadaran Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional


Ardi Teristi | Nusantara

PENERAPAN protokol kesehatan di pasar tradisional tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Kota Yogyakarta. Hal tersebut tampak dari pantauan Media Indonesia di Pasar Giwangan.

Di pasar tersebut, jaga jarak tidak diterapkan dan beberapa pengunjung dan pedagang tidak mengenakan masker. Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad menyampaikan pihaknya sudah menempatkan petugas di beberapa pasar tradisional, termasuk pasar Giwangan, Yogyakarta.

"Di sana tempat mencuci tangan sudah ada. Tinggal lurah-lurah pasar yang bertugas menegakkan aturan protokol kesehatan. Kami hanya melakukan supervisi," terang dia ditemui di Gedung DPRD DIY, Senin (29/6).

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, Pasar Giwangan memang menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Yogyakarta karena statusnya sebagai pasar induk. Pasar ini juga menjadi tempat suplier aneka kebutuhan warga.

Pedagang dari luar kota memasukan barang. Interaksi warga dengan orang luar kota cukup tinggi dan intensif."Otomatis Pasar Giwangan harus menjadi perhatian penting bagi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta," terang dia.

Heroe menjelaskan, Kepala Disperindag sudah diminta untuk membereskan  protokol Covid-19 di Pasar Giwangan, Kotagede, dan Demangan. Pasalnya,
ketiga pasar tersebut memiliki tingkat kepadatan yang cukup tinggi.

"Masih perlu dikuatkan dengan aturan-aturan yang lebih kuat agar bisa menjamin keamanan dan tidak terjadi sebaran Covid-19," pungkas dia. (R-1)

BERITA TERKAIT