30 June 2020, 02:55 WIB

Kelompok Bersenjata Serang Bursa Pakistan, 6 Tewas


MI | Internasional

EMPAT pria bersenjata menyerang gedung Bursa Efek Pakistan di Kota Karachi, Pakistan, Senin (29/6). Keempat pelaku terbunuh saat petugas keamanan yang berjaga di pos itu merespons serangan tersebut. Dua orang lainnya tewas dalam baku tembak. Total enam orang, termasuk empat pelaku tewas dalam insiden tersebut.

“Empat penyerang tewas, mereka datang dengan menggunakan mobil Corolla silver,” kata Kepala Kepolisian Karachi Ghulam Nabi Memon. Selain pelaku, empat penjaga keamanan dan satu petugas polisi juga tewas.

Orang-orang bersenjata itu menyerang bangunan itu yang berada di zona keamanan tinggi yang juga menampung kantor-kantor pusat banyak bank swasta, dengan granat dan senjata.

Orang-orang bersenjata itu awalnya melemparkan granat ke petugas keamanan yang ditempatkan di luar kompleks bursa, kemudian melepaskan tembakan ke pos keamanan. Keempatnya terbunuh ketika pasukan keamanan yang ditempatkan di sana merespons serangan tersebut.

Pasukan Pembebasan Baloch (BLA) mengaku bertanggung jawab atas serangan di bursa saham Pakistan (PSX). “Brigade Majeed Pasukan Pembebasan Baloch hari ini melakukan pengorbanan diri dalam serang­an di bursa saham Karachi,” kata pernyataan BLA yang dikirimkan ke Aljazeerah, Senin (29/6).

Masyarakat minoritas suku Baloch yang tinggal di Provinsi Balochistan sudah melakukan pemberontakan selama puluhan tahun. Mereka menuntut kemerdekaan dari pemerintah Pakistan. Saat ini petugas keamanan sedang melakukan pengecekan di seluruh gedung.

Direktur Bursa, Abid Ali Habib, mengatakan orang-orang bersenjata berjalan dari tempat parkir dan menembaki semua orang.

Geo TV melaporkan, orang-orang di dalam gedung sedang dievakuasi dari pintu belakang gedung.  Terlepas dari militan Islam, Pakistan juga harus berhadapan dengan pemberontak separatis di Provinsi Balochistan dan Sindh. Separatis bertanggung jawab atas serangan terhadap konsulat Tiongkok di Karachi pada 2018.

Bulan ini, tiga ledakan pada hari yang sama diklaim oleh kelompok separatis dan menewaskan empat orang, termasuk dua tentara di provinsi selatan Sindh, ibu kota Karachi. (BBC/Aljazeera/Hym/I-1)

BERITA TERKAIT