29 June 2020, 22:19 WIB

Ahok Lelang 19 Batik Sidang Penistaan Agama


Gana Buana | Humaniora

MANTAN Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau lebih dikenal Ahok akan melelang 19 koleksi batik tulis kesayangannya bekerja sama dengan benihbaik.com secara online. Batik-batik tersebut merupakan saksi bisu persidangan Ahok dalam kasus penistaan agama yang menimpanya pada akhir 2016.

CEO BenihBaik.com Andy F. Noya menyampaikan, lelang ini akan dimulai pada akhir pekan, Sabtu (4/7). Lelang batik kesayangan Ahok ini akan dilakukan secara daring, tetapi peserta lelang wajib melakukan donasi terlebih dahulu sebelum ikut lelang.

"Lelang akan dilakukan di website benihbaik.com, pesertanya boleh siapa saja, yang penting calon peserta kami minta untuk berdonasi dulu minimal Rp10 ribu untuk mendapatkan nomor peserta lelang atau NOL," kata Andi dalam virtual pers conference, Senin (29/6).

Baca juga: Ali Imron: Intoleransi Semakin Brutal Sejak Kasus Ahok

Andi mengatakan, pemenang lelang 19 batik kesayangan Ahok tersebut akan diumumkan saat harga bagus telah diputuskan. Para peserta lelang bisa memantau pergerakan lelang secara online.

"19 corak batik yang digunakan Ahok dalam persidangan ini punya cerita tersendiri, harga pembukanya pun bervariatif," kata Andi.

Untuk batik yang digunakan saat sidang pertama kali, pada 13 Desember 2016, dilelang dengan harga pembuka Rp54. Harga ini sesuai dengan usia Ahok yang pada hari ini, Senin (29/6), genap berusia 54.

"Siapapun boleh ikut lelang, dengan syarat kelipatan lelang adalah Rp500 ribu, jadi nanti Rp500.054, dan seterusnya," kata Andi.

Untuk batik kedua, adalah batik tulis khas Solo yang disebut memiliki kemiripan dengan batik tulis milik Presiden Joko Widodo. Hanya saja penyambungan corak dalam kedua batik serupa itu tidak lah sama.

"Untuk batik ini dibuka dengan harga Rp296, sesuai dengan tanggal ulang tahun pak Ahok," kata dia.

Selain itu, ada batik yang dianggap paling spesial. Yakni batin tulis biru yang digunakan Ahok dalam sidang putusan pada Mei 2017.

"Ini harganya spesial belum ditentukan oleh tim," imbuh Andi.

Sementara Ahok menyampaikan, corak batik biru yang digunakan pada sidang putusannya memiliki tafsir sendiri. Bagi masyrakat Thionghoa peranakan, tafsir dari corak tersebut berarti duka cita.

"Saya juga baru tau ditafsirkan duka cita oleh thionghoa peranakan. Ini bagi saya menyatakan hukum kita berdasarkan masa. Ini membuktikan bangsa kita berlandaskan hukum dan keadilan," kata Dewan Pembina BTP Foundation itu.

Tiap batik yang terjual, kata Ahok, akan disertai tanda tangan dia bila pembeli bersedia. Ia mengaku donasi tersebut akan diberikan pada mereka yang membutuhkan.

"Dana yang didapatkan dari lelang kebaikan akan disalurkan kepada BTP Foundation yang kemudian akan disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu serta masyarakat terdampak covid-19," kata dia. (OL-8)

BERITA TERKAIT