30 June 2020, 00:10 WIB

Trofi Pelipur Lara untuk the Citizens


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

MANAJER Manchester City Pep Guardiola berambisi kembali meraih trofi Piala FA musim ini. Diharapkan raihan trofi Piala FA dua tahun beruntun atau keenam dalam sejarah klub bisa menjadi pelipur lara atas kegagalan mereka mempertahankan gelar Liga Primer Inggris yang jatuh ke tangan Liverpool.

The Citizens saat ini butuh dua kemenangan lagi untuk mewujudkan impian itu setelah sukses melangkah ke semifinal. Di babak perempat final, Senin (28/6) dini hari, City sukses mengalahkan Newcastle United dengan skor 2-0 melalui gol Kevin De Bruyne dan Raheem Sterling.

Di partai semifinal yang diagendakan pada 18-19 Juni, City akan melawan tim yang paling sering juara Piala FA, yakni Arsenal dengan 13 kali juara.

Arsenal melaju ke semifinal setelah mengalahkan Sheffield United dengan skor 2-1. Di laga semifinal lainnya akan dihadirkan laga Manchester United kontra Chelsea.

Guardiola mengatakan jika berhasil mempertahankan gelar Piala FA, itu akan menjadi modal berharga dalam kampanye meraih trofi lainnya yang selama ini diimpikan, yakni Liga Champions.

City juga masih berpeluang besar lolos setelah mengantongi kemenangan 2-1 atas Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar.

“Pemain selalu lapar (juara). Kami bermain untuk menang. Kami masih memiliki dua kompetisi untuk dimenangkan. Kami telah membuat langkah pertama dengan lolos ke semifinal. Menjuarai Piala FA juga akan jadi cara terbaik untuk bersiap melawan Madrid,” kata Guardiola dilansir dari situs resmi klub. Guardiola mengaku menang dari Newcastle berhasil meng­angkat mental anak asuhnya yang pekan lalu ditundukkan Chelsea.

Ia juga memuji anak asuhnya yang tampil percaya diri, terlebih ketika menemukan algojo titik putih baru, yakni De Bruyne.

“De Bruyne dapat diandalkan dan mudah-mudahan dia bisa terus seperti itu karena kami kesulitan dengan penalti musim ini. Saya pikir kami gagal pada lima atau enam pe­nalti. Kevin sekarang mengemban tanggung jawab itu dan dia sangat percaya diri,” ungkap Guardiola.


Enggan jemawa

Real Madrid sukses memperlebar jarak menjadi 2 poin dengan Barcelona di tabel klasemen setelah menekuk Espanyol dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan La Liga, kemarin.

Gol tunggal Casemiro di menit ke-45 cukup membawa Los Blancos, julukan Madrid, selangkah dari Barcelona.
Meski unggul 2 poin, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane enggan jemawa. Zizou, sapaannya, mengaku perburuan gelar juara La Liga masih berlanjut dan masih akan ditentukan hingga pekan terakhir.

Dengan 6 laga tersisa, Madrid berpeluang besar mempertahankan takhta klasemen. Selanjutnya, mereka akan melawan tim yang di atas kertas mampu mereka kalahkan. Tercatat hanya ada tiga tim papan tengah yang diprediksi akan menyulitkan Eden Hazard dan kolega, yakni Getafe, Villarral, dan Athletic Bilbao.

Sementara itu, Barcelona masih harus melalui ujian sulit dengan melawan tim papan atas lainnya, Atletico Madrid. (Marca/R-3)

 

BERITA TERKAIT