29 June 2020, 17:38 WIB

Kawal New Normal, Polri Kerahkan 77 Ribu Personel


Tri Subarkah | Megapolitan

KEPOLISIAN Republik Indonesia mengerahkan 77.897 personel untuk mengawal masa transisi menuju kenormalan baru (new normal).

Langkah itu diambil setelah pencabutan Maklumat Kapolri bernomor Mak/2/lll/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Covid-19.

"Pimpinan Polri telah membuat Surat Telegram Kapolri Nomor STR/364/Vl/2020 tentang Pencabutan Pemberlakuan Maklumat Kapolri No Mak/2/lll/2020. Sehingga sejak 25 Juni, Maklumat Kapolri tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi atau dicabut," papar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setyono, di Mabes Polri, Senin (29/6).

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 11.080 Orang

Lebih lanjut, Awi menegaskan pencabutan Maklumat Kapolri tidak mengendurkan pengawalan dalam penanganan wabah covid-19. Bahkan, 77.897 personel disebar ke berbagai daerah sesuai arahan Gugus Tugas Pusat Penanganan Covid-19.

Diketahui, ada empat kategori wilayah terkait penyebaran covid-19, yakni hijau, kuning, oranye dan merah. Zona hijau mengindikasikan tidak terdampak dan tidak ada kasus covid-19. Sementara itu, zona kuning merupakan daerah dengan risiko penyebaran covid-19 rendah.

"Daerah warna oranye yaitu daerah dengan risiko sedang. Daerah warna merah yaitu daerah dengan risiko tinggi," imbuh Awi.

Pada zona hijau, Polri mengerahkan 7.550 personel. Untuk daerah berwarna kuning, diterjunkan sebanyak 8.981 personel. Sedangkan untuk zona oranye, dikerahkan 35.830 personel. Kemudian, Polri menerjurkan 25.536 personel di zona merah.

Baca juga: Jelang Pilkada, Kapolri Terbitkan Pedoman Pengamanan

Sebelumnya, Gugus Tugas Covid-19 menetapkan sembilan sektor ekonomi yang dapat beroperasi secara terbatas. Pembukaan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Rincian sembilan sektor, yaitu pertambangan, perminyakan, industri, konstruksi, perkebunan, pertanian, perternakan, perikanan, logistik dan transportasi.

Melalui TR pencabutan maklumat, Kapolri telah memerintahkan seluruh petugas kepolisian untuk tetap mengawasi dan mendisiplinkan masyarakat terkait protokol kesehatan. Selain itu, lanjut Awi, Kapolri juga memerintahkan jajarannya untuk meningkatan kerja sama lintas sektoral dalam upaya pencegahan covid-19.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT