29 June 2020, 13:25 WIB

Viral Video Acara Dangdutan di Wisma Atlet, Ini Penjelasannya


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Pihak Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran angkat bicara soal viralnya video di media sosial tentang acara dangdutan yang diadakan di rumah sakit tersebut.

Kakesdam Jaya Kolonel Ckm Stefanus Doni, yang bertugas sebagai koordinator tenaga kesehatan di RSD Wisma Atlet menyampaikan bahwa adanya acara dangdutan itu dalam rangka pamitan beberapa pejabat dan petugas medis di sana.

"Beberapa pejabat dan petugas medis telah mendapat perintah untuk melaksanakan tugas di tempat yang baru, sehingga beliau pamit dengan rekan-rekannya yang masih bertugas di RSD Wisma Atlet,” ujar Doni dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (29/6).

Dalam penyelenggaraan acara tersebut, Doni mengklaim tetap memenuhi protokol kesehatan, yakni pembatasan peserta, penggunakan masker, penyediaan tempat cuci tangan. Selain itu, juga dilaksanakan pemeriksaan suhu tubuh dan ketentuan untuk menjaga jarak.

Baca juga: Soal Reklamasi Ancol, Politisi PDIP Anggap Anies Ingkari Janji

"Ada ketentuan pembatasan bahwa yang bisa hadir dalam acara tersebut adalah hanya petugas kesehatan dan kehadirannya pun diatur secara bergantian. Selain petugas kesehatan, tidak ada orang lain yang diizinkan masuk," kata Doni.

Acara itu, lanjutnya, hanya dilaksanakan sebentar. "Intinya adalah pamitan beberapa pejabat dan petugas. Lalu, ada sedikit hiburan musik yang kemudian langsung diakhiri," tambahnya.

Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) RS Darurat Wisma Atlet Brigjen TNI M. Saleh menuturkan sesuai kebijakan dan aturan yang telah dikeluarkan pemerintah dalam penanganan covid-19, pihak RSD Wisma Atlet tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan apa pun.

"Hal itu guna mencegah terjadinya penularan covid-19," pungkas Saleh.

Video viral ada dangdutan di Wisma Atlet yang berdurasi 34 detik itu diposting oleh musisi Anji dalam akun Twitter-nya @duniamanji.

"DANGDUTAN DI WISMA ATLET. Saya tahu izin kerumunan sudah dikeluarkan. Tapi TETAP BERJARAK. Ini Nakes mau saling menularkan virus atau bagaimana? Oke saja sih seperti itu. Tapi izinkan Musisi manggung lagi seperti ini. Kasian ribuan/jutaan Musisi yang kehilangan pekerjaan," cuit Anji. (OL-14)

BERITA TERKAIT