29 June 2020, 10:40 WIB

Polri Sumbang 29.722 Kantong Darah ke PMI


Mathias S Brahmana | Megapolitan

DALAM rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-74 pada 1 Juli, Kepolisian Republik Indonesia melakukan beragam aksi sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Selain pembagian sembako, jajaran Polri se-Indonesia juga melakukan donor darah yang digelar secara serentak pertengahan Juni lalu.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan kegiatan donor darah ini merupakan intruksi langsung Kapolri Jenderal Idham Azis yang dituangkan dalam Surat Telegram (TR) bernomor ST/1127/KRP./2020.

Baca juga: Polri Komitmen Kawal Pembangunan dan Investasi di Daerah

Dalam TR tersebut, Kapolri menginstruksikan kepada para Kasatker dan Kasatwil untuk mendonorkan darahnya berkoordinasi dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI di wilayah masing-masing.  

“Hasil donor darah serentak di 34 Polda serta 500 Polres seluruh Indonesia menghasilkan sebanyak 29.722 kantong darah. Ini sekaligus membantu memenuhi kekurangan stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) dimasa pandemi covid-19,” ujar Argo di Mabes Polri, Senin (29/6).

Jenderal bintang dua ini mengungkapkan satu kantong darah dapat menyelamatkan tiga nyawa karena pasokan darah itu dapat dipecah menjadi tiga komponen yaitu sel darah merah, plasma dan trombosit. “Dengan mendonorkan darah, kita bisa mendapatkan banyak manfaat bagi kesehatan dan juga dampak psikologis yang sangat positif," pungkasnya.  

PMI seperti diberitakan mengalami kekurangan darah rata-rata sekitar 900.000 kantong per tahun guna menutupi kebutuhan pasien di berbagai rumah sakit. Sejak pandemi covid-19 melanda Indonesia pada Maret lalu, stok darah di PMI jauh berkurang.

Kekurangan terjadi karena jumlah pendonor mandiri yang datang ke PMI menurun sejak diberlakukannya protokol kesehatan. Masyarakat yang rutin mendonorkan darahnya khawatir untuk keluar rumah di tengah pandemi yang kian meluas. (Mts/A-1)

BERITA TERKAIT