29 June 2020, 12:41 WIB

Soal Reklamasi Ancol, Politisi PDIP Anggap Anies Ingkari Janji


Yanti Nainggolan | Megapolitan

ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melanggar janji kampanye dengan perluasan kawasan Dufan dan Ancol. Secara, produk hukum, reklamasi Ancol juga dinilai tak tepat.

Baca juga: Reklamasi Ancol Rawan Dikomersialisasi

Ia mengingatkan bagaimana Anies berjanji tak akan menggusur warga Sunter namun yang terjadi justru sebaliknya. Demikian juga dengan penghentian reklamasi Teluk Jakarta yang nyatanya sudah berjalan..

"Tentu ini menjadi catatan ketidakcakapan dalam membuat rencana pembangunan Jakarta," ujar dia saat dihubungi, Senin (29/6).

Baca juga: NasDem Tegaskan Reklamasi Ancol yang Diizinkan Anies Tak Penting

Lagipula, seharusnya reklamasi Ancol menunggu keluarnya Peraturan Daerah (Perda) terlebih dahulu. Jika tidak ada, sambung dia, pembangunan masuk dalam kategori pelanggaran dan harus dihentikan.

"Juga harus jelas peruntukan tanah dan bangunan di tempat reklamasi," imbuh dia.

Baca juga: Polisi Dalami Kasus Penyerangan Mapolres OKI Sumsel

Politisi PDIP tersebut berpendapat nilai kesepakatan reklamasi Ancol tidak ada secara hukum. Pasalnya tak ada pembahasan dalam rapat. "Harusnya produk hukum yang dipakai perda," tegas dia. (X-15)

BERITA TERKAIT